WNA Jual Lahan di Kintamani, Pemkab Bangli Turun Tangan

Video pria asing menawarkan lahan 54 are di Kintamani Bali viral di Facebook. Bupati Bangli menyebut Kominfo telah menelusuri. Ini isi videonya.

Moh Kadafi
Oleh Moh Kadafi - Reporter
WNA Jual Lahan di Kintamani, Pemkab Bangli Turun Tangan
Viral seorang pria warga negara asing (WNA) menawarkan atau mempromosikan lahan seluas 54 are di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, dan viral di media sosial dan menjadi sorotan netizen. (Foto: Tangkapan layar).

Pemerintah Kabupaten Bangli menelusuri video seorang pria warga negara asing (WNA) yang mempromosikan lahan seluas 54 are di kawasan Kintamani Bali.

Rekaman itu ramai dibahas usai beredar di Facebook dan memicu beragam komentar warganet.

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan legalitas WNA yang menawarkan tanah dengan status hak milik di Indonesia. Di sisi lain, otoritas setempat menyatakan proses penelusuran telah berjalan.

"Pasti dan sudah ditelusuri oleh kominfo," kata Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi, Jumat (31/7).

Sedana Arta menyebut lokasi pasti yang ditawarkan dalam video tersebut belum jelas, termasuk pada lereng bagian mana.

Ia menambahkan, bila merujuk rencana tata ruang wilayah (RTRW), di wilayah Penelokan, Kintamani—dari arah Denpasar menuju Singaraja, Kabupaten Buleleng—pada sisi kanan jalan sudah diperbolehkan membangun dengan persyaratan tertentu karena kawasan itu telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata Kintamani.

Menurutnya, bentang lahan di kawasan itu beragam statusnya, mulai dari kawasan hutan yang menjadi milik kementerian hingga lahan hak milik pribadi. Penentuan titik koordinat menjadi kunci untuk memastikan status dan ketentuan yang berlaku di lokasi yang dimaksud.

"Ini kan belum jelas siapa pemiliknya dan lain-lainnya. Kan bisa aja orang buat konten, titik koordinatnya juga tidak tahu dan dolanan jalan, banyak hutan miliknya kementrian, ada juga lahan hak milik pribadi," ujarnya.

Isi Video: Klaim Pemandangan dan 'Freehold' 54 Are di Kintamani Bali

Dalam video yang beredar, pria asing tersebut berdiri dengan latar pemandangan kaldera Batur. Ia menyebut lokasi yang ditawarkan memiliki panorama Gunung Batur dan Danau Batur, serta menilai cocok untuk pengembang.

"I got the land with the best views in Kintamani. What are you building?"

Ia juga menonjolkan sisi keunikan lokasi dan aktivitas di sekitar area yang diperlihatkan dalam rekaman.

"If you're a true developer, this is the place to buy, with the most spectacular views of the entire island of Bali. This is super unique. You have Mt. Batur in front of you, you got here the lake, you got so much activity," ujarnya.

Di akhir video, pria tersebut menawarkan lahan seluas 54 are dengan menyebut status freehold atau hak milik.

"This is your opportunity. 54 ares freehold, reach out!"

Rekomendasi