Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, menginstruksikan seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di kabupaten/kota untuk mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengawasan dilakukan secara berkala, termasuk melalui inspeksi mendadak (sidak), guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Instruksi tersebut disampaikan Danang saat meninjau pelaksanaan MBG di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (16/7/2026).
Menurut Danang, Kejaksaan memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaannya sesuai aturan.
"Kami sudah memerintahkan seluruh Kajari di Lampung untuk turun langsung ke lapangan. Pengawasan dilakukan secara acak, berkala, termasuk melalui sidak agar seluruh pelaksanaan MBG bisa dipantau secara maksimal," kata Danang.
Dia menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan di sekolah penerima manfaat, tetapi juga di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan, mulai dari penyiapan hingga distribusi makanan kepada siswa, berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Kami melihat langsung kondisi riil di sekolah dan SPPG untuk memastikan kesiapan mereka serta kepatuhan terhadap SOP dalam penyediaan makanan bagi anak-anak," ujarnya.
Danang menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan sehingga berbagai kekurangan yang ditemukan di lapangan dapat segera diperbaiki.
Selain melakukan pengawasan, Kejati Lampung juga telah mengirimkan surat kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal serta seluruh bupati dan wali kota di Lampung untuk memperkuat sinergi dalam mengawal pelaksanaan Program MBG.
Advertisement
Hasil Sidak
Kunjungan ke Lampung Selatan merupakan lokasi ketiga yang dipantau Kejati Lampung setelah sebelumnya melakukan pengawasan di Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus.
Menurut Danang, hasil pemantauan dari setiap daerah akan dibandingkan sebagai bahan evaluasi guna mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan program.
"Kami ingin melihat daerah mana yang pelaksanaannya sudah baik sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Semua temuan akan kami sosialisasikan agar ada perbaikan secara berkelanjutan," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan pelaksanaan Program MBG di wilayahnya secara umum telah berjalan sesuai ketentuan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan yang akan segera dibenahi oleh pengelola SPPG maupun yayasan.
Menurut Egi, evaluasi bersama Kejati Lampung diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan MBG, termasuk membuat menu makanan lebih bervariasi agar manfaat yang diterima para siswa semakin optimal.
"Mayoritas pelaksanaannya sudah sesuai aturan. Memang masih ada beberapa hal minor yang perlu ditingkatkan. Itu menjadi catatan kami bersama Pak Kajati dan Ketua DPRD untuk segera ditindaklanjuti serta dimonitor secara berkala," tandasnya.