Cacar Monyet di Indonesia Diprediksi Bisa Capai 3.600 Kasus dalam Setahun

Kelompok orang yang rawan tertular cacar monyet diminta untuk sadar dalam mencegah penyakit ini.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Cacar Monyet di Indonesia Diprediksi Bisa Capai 3.600 Kasus dalam Setahun
Cacar Monyet di Indonesia Diprediksi Bisa Capai 3.600 Kasus dalam Setahun (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprediksi, jumlah kasus cacar monyet di Indonesia bisa mencapai 3.600 kasus dalam satu tahun.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, prediksi ini diambil berdasarkan kajian para epidemiolog dengan membandingkan penyebaran kasus cacar monyet yang terjadi di Inggris.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Para epidemiolog memperkirakan kasus kita itu, dengan jumlah jumlah populasi kunci, bisa sampai 3.600-an orang setahun kalau tidak dilakukan intervensi dengan baik, terutama edukasi pada mereka," kata Maxi dalam konferensi pers, Kamis (26/10).

Maxi menegaskan, pemerintah bakal melakukan intervensi dengan melakukan penelusuran kontak secara aktif (active case finding), isolasi pasien, hingga vaksinasi.

Meski demikian, Maxi meminta masyarakat, khususnya kelompok orang yang rawan tertular cacar monyet untuk sadar dalam mencegah penyakit ini. 

"Jadi vaksinasi oke, tapi yang paling utama adalah edukasi. Edukasi untuk perilaku hidup bersih dan sehat, kemudian jangan melakukan hubungan seksual kalau ada gejala, atau kalaupun nggak ada gejala tentu hubungan seksual yang aman, menggunakan kondom," urai Maxi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

sebelumnya, kasus cacar monyet di Indonesia saat ini mencapai 14. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2022 hanya satu kasus.

Maxi menyebutkan tingginya angka kasus cacar monyet tahun ini disebabkan banyak faktor. Salah satunya pandemi Covid-19 yang membuat perjalanan internasional terbatas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Maxi, transmisi lokal yang terjadi saat ini berawal dari beberapa kasus yang ditularkan setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kami sudah mencoba mengurutkan timeline siapa yang pertama (terinfeksi). Satu kasus probable kami lihat sejak Agustus sudah bergejala, tapi dia tidak ambil sampel dan sulit ketemu orang ini, dan sering bolak-balik ke luar negeri," tutup Maxi.

Bantuan Vaksin Cacar Monyet dari ASEAN

Maxi mengatakan, Indonesia bakal mendapatkan bantuan 2.000 dosis vaksin cacar monyet dari ASEAN. Bantuan itu bakal tiba di Indonesia dalam waktu dekat.

"Alhamdulillah ada bantuan dari ASEAN ada 2000-an dosis katanya akan dibantu dari ASEAN untuk Indonesia. Jadi saya kira dalam waktu dekat kita ada stok 2.000-an dari ASEAN," katanya.

Lebih lanjut, Maxi juga menyebut bahwa Indonesia membutuhkan 6.500 dosis vaksin. Sebab, ia memprediksi kasus cacar monyet di Indonesia bisa mencapai 3.600 kasus.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kalau dikurangi 2.000 dari ASEAN ya masih cari lagi. Itu Dirjen Farmalkes lagi mengusahakan," tutup Maxi.

Rekomendasi