Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lontarkan Abu Setinggi 1.400 Meter

Gunung Anak Krakatau melontarkan abu dengan tinggi kolom hingga 1.400 meter di atas puncak atau sekitar 1.557 meter di atas permukaan laut.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lontarkan Abu Setinggi 1.400 Meter
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lontarkan Abu Setinggi 1.400 Meter (Merdeka.com)

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lontarkan Abu Setinggi 1.400 Meter

Selama erupsi, Gunung Anak Krakatau melontarkan abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang ke arah barat laut.

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Selasa (5/12).

Gunung yang berada di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, Provinsi Lampung itu melontarkan abu dengan tinggi kolom hingga 1.400 meter di atas puncak atau sekitar 1.557 meter di atas permukaan laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut, erupsi itu terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum 70 mm dan durasi lebih kurang 2 menit 32 detik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selama erupsi, Gunung Anak Krakatau melontarkan abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang ke arah barat laut.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gunung Anak Krakatau sebelumnya dilaporkan mengalami erupsi pada pukul 04.38 WIB, pukul 12.56 WIB, dan pukul 16.25 WIB. Selama erupsi, gunung api itu mengeluarkan abu ke arah barat laut.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Lampung Selatan, Andi Suardi mengatakan, Gunung Anak Krakatau statusnya berada pada Level III atau Siaga.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level III, Siaga," katanya, dilansir dari Antara.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Andi mengimbau warga dan nelayan tidak mendekati area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia mengatakan, permukiman warga yang paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau berada di Pulau Sebesi, yang jaraknya sekitar 16,5 kilometer dari gunung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan Aflah Efendi juga sudah mengimbau warga yang tinggal di daerah pesisir dan Pulau Sebesi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada permukiman warga di daerah sekitarnya.

Rekomendasi