Dengan catatan Down Payment (DP) sebesar 15 persen dari harga Lambo tersebut.
Lamborghini merupakan salah satu supercar yang menjadi impian banyak orang. Mobil pabrikan Italia ini banyak digunakan oleh pengusaha hingga pengacara seperti Hotman Paris.
Supercar dari anak perusahaan Volkswagen AG ini biasanya hanya dimiliki kalangan tertentu, salah satunya karena harganya yang selangit.
Advertisement
Advertisement
Apa jadinya jika Lamborghini dibeli dengan sistem cicilan?
Berikut penjelasannya..
Mengutip dari youtube @theoverpost, salah satu Lamborghini yang atapnya bisa dibuka tutup alias soft top di showroom Prestige milik Rudy Salim dibanderol dengan harga Rp 16 miliar.
Jika dicicil dengan tenor selama 4 tahun dan Down Payment (DP) sebesar 15 persen maka angsuran per bulannya sekitar Rp 350 jutaan.
Advertisement
Harga tersebut belum termasuk biaya asuransi senilai ratusan juta rupiah per tahunnya.
"Mungkin kalau Lamborghini ini tergores 3 cm, jangan-jangan mobil Calya gue dijual pun belum bisa nutupinya buat biaya benerin cat hijau yang tergores itu," kata host @theoverpost.
"Kalau Calya gue dijual juga cuma bisa ngebayarin sepertiga atau seperempat dari cicilan per bulannya," lanjut dia.
Advertisement