Nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan sepanjang tahun 2026 dan kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda bahkan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS, menandai salah satu posisi terlemahnya dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan perdagangan pagi, rupiah tercatat menyentuh level Rp 18.019 per dolar AS pada pukul 10.12 WIB. Pelemahan tersebut memperpanjang tren tekanan yang telah berlangsung sejak awal tahun seiring menguatnya dolar AS di pasar global.
Baca Juga
Trump Tetap Bersikeras Kuasai Greenland