Karangan bunga dan pesan belasungkawa berjajar di salah satu titik Stasiun Bekasi Timur, Duren Jaya, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Pemandangan tersebut hadir di tengah aktivitas penumpang yang mulai berangsur normal setelah kecelakaan kereta yang terjadi pada Senin (27/4) lalu.
Deretan bunga itu menjadi simbol duka atas 16 korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara kereta api Argo Bromo dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Kehadiran karangan bunga juga mencerminkan empati masyarakat terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi pengingat atas peristiwa yang mengguncang transportasi perkeretaapian.