WFH ASN Tiap Jumat Berdampak Langsung, Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini Lebih Lancar

Volume kendaraan dilaporkan menurun cukup signifikan, sehingga arus lalu lintas pada Jumat pagi terpantau lebih lancar dibanding hari biasa.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
WFH ASN Tiap Jumat Berdampak Langsung, Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini Lebih Lancar
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melaporkan kondisi lalu lintas di Jalan Layang MBZ stabil pada H+9 Idul Fitri, dengan peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta yang terkendali setelah puncak arus balik. (AntaraNews)

Kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat langsung terasa dampaknya di jalanan Jakarta. Volume kendaraan dilaporkan menurun cukup signifikan, sehingga arus lalu lintas pada Jumat pagi terpantau lebih lancar dibanding hari biasa.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, memantau langsung kondisi lalu lintas sejak pagi hari. Hingga sekitar pukul 09.20 WIB, penurunan jumlah kendaraan terlihat jelas di sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota.

“Saat ini kira-kira 9.20 WIB dari pagi tadi, kami pantau memang ada pengurangan volume yang cukup signifikan,” ujar Komarudin kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Ruas Utama Jakarta Lebih Mengalir

Kelancaran arus lalu lintas terlihat di sejumlah ruas utama Jakarta. Jalan Sudirman, baik dari arah selatan ke utara maupun sebaliknya, terpantau mengalir lebih baik. Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda yang biasanya menjadi salah satu titik padat kendaraan pada jam sibuk pagi.

Bahkan, titik yang umumnya mengalami antrean panjang seperti Flyover Ladokgi juga tidak menunjukkan kepadatan berarti pada pagi ini. Sementara itu, akses masuk Jakarta dari arah barat ke timur masih terpantau ramai, namun belum sampai menimbulkan kemacetan yang signifikan.

“Iya, Jakarta hari ini lebih lancar,” ujar dia.

Kemacetan Masih Terjadi di Titik Simpul

Meski secara umum lalu lintas lebih lancar, kepadatan masih terlihat di sejumlah titik simpul kemacetan, salah satunya di kawasan Semanggi. Namun, antrean kendaraan di kawasan tersebut terpantau lebih pendek dibandingkan hari kerja biasa.

Di sisi lain, kemacetan masih terjadi dari arah barat, khususnya ruas Slipi menuju Semanggi. Komarudin menjelaskan bahwa kepadatan di titik tersebut dipicu oleh perpotongan arus kendaraan dari berbagai jalur.

“Ini tidak lebih disebabkan karena faktor krosing,” ujar dia.

Menurutnya, kepadatan berasal dari pertemuan arus kendaraan yang keluar dari tol menuju Semanggi, jalur TransJakarta, arteri Slipi, hingga akses jalan kecil dari kawasan Bendungan Hilir (Benhil).

Pertemuan Arus Jadi Pemicu

Selain faktor perpotongan jalur, arus kendaraan dari Semanggi menuju Sudirman serta dari Benhil ke arah Cawang juga turut menambah beban lalu lintas di kawasan tersebut.

"Selebihnya kepadatan volume saja," ucap dia.

Secara keseluruhan, kebijakan WFH ASN pada hari Jumat dinilai memberi dampak langsung terhadap penurunan volume kendaraan dan membantu kelancaran lalu lintas di sebagian besar ruas utama Jakarta.

Rekomendasi