Pemkot Medan Ajak 400 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran 2026, Anggaran Meningkat

Pemerintah Kota Medan bersama Baznas dan Korpri kembali menggelar program Belanja Lebaran Anak Yatim Medan untuk 400 anak yatim-piatu, memastikan kebahagiaan mereka menyambut Idul Fitri 1447 H.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Medan Ajak 400 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran 2026, Anggaran Meningkat
Pemerintah Kota Medan bersama Baznas dan Korpri mengajak 400 anak yatim untuk berbelanja kebutuhan Idul Fitri 2026, menegaskan komitmen Pemkot Medan Lebaran Anak Yatim agar semua merasakan kebahagiaan hari raya. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara (Sumut), menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sebanyak 400 anak yatim-piatu di wilayah tersebut diajak berbelanja berbagai kebutuhan di salah satu pasar modern Kota Medan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemkot Medan terhadap kesejahteraan anak-anak yatim-piatu.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menjelaskan bahwa program berbagi ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara Pemkot Medan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa perayaan hari besar keagamaan dapat dirasakan dengan suka cita oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

Rico Waas menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Medan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak yatim dan duafa. Ia menambahkan, perayaan hari besar keagamaan harus dirasakan dengan suka cita bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak yatim-piatu, sehingga tidak ada yang merasa sedih saat Lebaran tiba.

Kebahagiaan Lebaran untuk Anak Yatim

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menekankan pentingnya program ini sebagai upaya Pemkot Medan untuk memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran. Menurutnya, semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan, termasuk dengan memiliki baju baru. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yatim-piatu untuk merasakan kegembiraan tersebut.

Melalui program Belanja Lebaran Anak Yatim Medan ini, anak-anak yatim-piatu dapat memilih sendiri perlengkapan yang mereka inginkan. Hal ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dan rasa dihargai. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat positif di kalangan anak-anak yatim-piatu.

Lebih lanjut, Rico Waas menggarisbawahi bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pemberian baju baru. Ini adalah tentang kepedulian dan solidaritas sosial. Pemerintah kota ingin anak-anak ini merasakan bahwa mereka tidak sendiri, dan ada banyak pihak yang peduli serta ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka.

Peningkatan Dana Belanja dan Jangkauan Program

Pemerintah kota setempat bersama pemangku kebijakan terkait memberikan kesempatan kepada anak yatim-piatu untuk berbelanja dengan masing-masing sebesar Rp600 ribu. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan program serupa pada Lebaran 2025 yang hanya sebesar Rp500.000 bagi setiap anak.

Penambahan dana belanja ini diharapkan dapat memberikan keleluasaan lebih bagi anak-anak untuk mendapatkan perlengkapan yang lebih lengkap. Mereka kini bisa memilih beragam kebutuhan mulai dari baju, celana, jilbab, hingga sepatu, sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Peningkatan ini mencerminkan komitmen Pemkot Medan untuk memberikan yang terbaik.

Ketua Baznas Kota Medan Nursyam menjelaskan bahwa Program Belanja Bareng ini menyasar total 400 anak yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Medan. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, meliputi Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Sementara itu, pada hari kedua, anak-anak dari kecamatan lainnya yang telah didata oleh Baznas Kota Medan akan turut serta.

Kolaborasi dan Semangat Berbagi

Wali Kota Rico Waas menyampaikan apresiasi tinggi kepada Baznas Kota Medan dan Korpri yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan sosial ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga-lembaga sosial merupakan kunci keberhasilan dalam menjangkau dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong.

Sebagai makhluk sosial, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah nilai fundamental dalam masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari semangat berbagi yang harus terus dipupuk.

Program Belanja Lebaran Anak Yatim Medan ini tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga dampak emosional yang besar bagi anak-anak. Mereka merasakan kehangatan dan perhatian dari lingkungan sekitar, yang sangat penting untuk perkembangan psikologis mereka. Kehadiran program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi