Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, berhasil menangkap seorang pelaku pencurian di sebuah toko pakaian yang berlokasi di Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Minggu, 16 Maret. Penangkapan ini terjadi setelah alarm keamanan toko berbunyi, menarik perhatian petugas jaga dan warga sekitar. Insiden ini mengungkap dugaan adanya jaringan pencuri yang beraksi di wilayah tersebut.
Kapolsek Garum, AKP Punjung, menjelaskan bahwa pelaku tertangkap saat mencoba keluar dari toko, memicu alarm. Petugas jaga segera mengamankan pelaku di lokasi kejadian, sementara tiga rekan lainnya berhasil melarikan diri menggunakan mobil Avanza berwarna putih. Kejadian ini sempat menjadi tontonan warga yang sedang berbelanja.
Pelaku yang berhasil ditangkap diketahui merupakan warga Mojokerto dan kini telah dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan mendalam. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap motif dan keberadaan komplotan lainnya. Sejumlah barang bukti juga telah disita dari tangan pelaku.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Penangkapan dan Aksi Komplotan
Penangkapan pelaku pencurian toko pakaian Blitar di Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, bermula dari bunyi alarm toko yang keras. Petugas jaga yang sigap langsung merespons dan berhasil mengamankan salah satu anggota komplotan. Pelaku tertangkap basah saat berusaha meninggalkan area toko.
Menurut keterangan AKP Punjung, saat satu pelaku berhasil diamankan, komplotan lainnya yang diduga berjumlah tiga orang segera melarikan diri. Mereka menggunakan sebuah mobil Avanza berwarna putih dan tidak berhasil dikejar oleh petugas. Kejadian ini mengindikasikan modus operandi terorganisir dari kelompok pencuri tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat menyaksikan penangkapan tersebut. Kehadiran mereka secara berkelompok dengan mobil Avanza putih telah dilaporkan sebelumnya dalam beberapa insiden serupa. Penangkapan ini menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus pencurian toko pakaian Blitar.
Advertisement
Advertisement
Identifikasi Pelaku dan Pengembangan Kasus Pencurian
Pelaku yang berhasil ditangkap oleh Kepolisian Resor Blitar diidentifikasi sebagai warga Mojokerto. Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa ia tidak beraksi sendirian, melainkan bersama tiga orang temannya. Kelompok ini sengaja menargetkan toko baju di Desa Bence, Kecamatan Garum, sebagai salah satu sasaran mereka.
Penyidik masih terus mendalami tujuan pasti para pelaku menyasar toko pakaian tersebut dan apakah ada keterkaitan dengan tindak kejahatan lain. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk para pekerja toko, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai insiden pencurian toko pakaian Blitar ini. Keterangan saksi diharapkan dapat membantu melengkapi informasi kronologi kejadian.
Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Barang bukti tersebut meliputi dua celana pendek dan tiga celana panjang yang diduga hasil curian. Semua barang bukti ini kini diamankan di kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Advertisement
Advertisement
Imbauan Kewaspadaan Jelang Lebaran
Menyusul insiden pencurian toko pakaian Blitar ini, Kepolisian Resor Blitar mengimbau para pengelola toko untuk meningkatkan kewaspadaan. Tingginya animo masyarakat untuk berbelanja, terutama menjelang Lebaran 2026, seringkali dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Peningkatan pengawasan dan sistem keamanan sangat diperlukan.
AKP Punjung menekankan pentingnya bagi pemilik toko untuk lebih berhati-hati dan memperkuat langkah-langkah pengamanan. Hal ini termasuk memastikan alarm berfungsi baik dan mungkin menambah personel keamanan. Langkah proaktif dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Tidak hanya pengelola toko, masyarakat yang berbelanja juga diimbau untuk selalu berhati-hati dalam membawa barang bawaan. Kewaspadaan pribadi dapat mengurangi risiko menjadi target tindak kejahatan. Polisi terus berupaya menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Blitar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews