Perumda PAM Jaya mencatat sebanyak 250 rumah di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, belum memiliki sambungan air perpipaan. Situasi ini menjadi fokus utama PAM Jaya dalam upaya peningkatan cakupan layanan air bersih. Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan, menegaskan komitmen untuk segera menghubungkan rumah-rumah tersebut.
Percepatan penyediaan akses air bersih ini merupakan bagian dari target PAM Jaya mencapai 100 persen cakupan pada tahun 2029. Untuk mendukung target tersebut, berbagai program dan promo sambungan baru telah diluncurkan. Warga di kawasan tersebut didorong untuk segera memanfaatkan kesempatan ini.
Kualitas air tanah di beberapa wilayah, khususnya Tebet, disinyalir belum memenuhi standar baku mutu. Oleh karena itu, sambungan air perpipaan menjadi solusi penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan air yang layak konsumsi. PAM Jaya menawarkan kemudahan bagi warga agar segera beralih ke air bersih perpipaan.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Air Tanah dan Urgensi Sambungan Air Perpipaan
Syahrul Hasan mengungkapkan kekhawatiran terkait kualitas air tanah di kawasan Tebet yang padat penduduk. Ia menduga bahwa air tanah di sana mungkin tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Kondisi ini membuat sambungan air perpipaan dari PAM Jaya menjadi sangat krusial bagi kesehatan masyarakat.
Air tanah yang tercemar dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan bagi penggunanya. Dengan beralih ke air perpipaan, warga dapat memperoleh pasokan air yang telah melalui proses pengolahan standar. Ini menjamin kualitas air yang lebih baik dan aman untuk kebutuhan sehari-hari.
PAM Jaya memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh warga Jakarta mendapatkan akses air bersih yang layak. Oleh karena itu, 250 rumah di Manggarai yang belum tersambung menjadi prioritas utama. Upaya koneksi ini diharapkan dapat segera terealisasi untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Advertisement
Advertisement
Program dan Promo Sambungan Baru PAM Jaya
Dalam rangka mencapai target cakupan 100 persen pada tahun 2029, PAM Jaya gencar memberikan promo menarik bagi calon pelanggan baru. Rumah tangga kecil (2A1 dan 2A2) serta fasilitas sosial atau umum berhak mendapatkan sambungan baru secara gratis. Program ini bertujuan meringankan beban biaya awal bagi masyarakat.
Selain gratis, PAM Jaya juga menawarkan harga khusus untuk rumah tangga kategori 2A3 dan 2A5. Biaya sambungan baru yang semula Rp1.625.500 kini dipangkas menjadi Rp627.500. Penawaran ini berlaku untuk rumah dengan luas bangunan lebih dari 70 meter persegi, berlaku hanya sekali bayar.
Hingga September 2025, cakupan layanan PAM Jaya telah mencapai 74,24 persen, dengan lebih dari 50 ribu sambungan baru terpasang sejak Januari 2025. Angka ini menunjukkan progres signifikan dalam upaya perluasan akses air bersih. PAM Jaya terus berkomitmen untuk mempercepat pemasangan sambungan baru.
Advertisement
Direktur Operasional PAM Jaya juga menjelaskan bahwa tarif bulanan untuk pelanggan baru sangat terjangkau. Hal ini menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat untuk segera beralih ke air perpipaan. Kemudahan dan keterjangkauan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga.
Sumber: AntaraNews