Kasad Maruli Bicara Kendala Pembangunan 150 Batalion per Tahun: Ada Lahan Tidur Ditempati Masyarakat

Maruli menyebut permasalahan lahan tidur itu ada di beberapa titik. Namun Maruli berjanji membereskan persoalan itu sesuai aturan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kasad Maruli Bicara Kendala Pembangunan 150 Batalion per Tahun: Ada Lahan Tidur Ditempati Masyarakat
Kasad Maruli Bicara Kendala Pembangunan 150 Batalion per Tahun: Ada Lahan Tidur Ditempati Masyarakat (Merdeka.com)

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan perkembangan rencana pembangunan 150 YonTP atau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Hal ini disampaikan Maruli usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/2).

"150 per tahun kita akan rencanakan. Progres semua nanti kita sudah mulai menyeleksi lagi, sudah jadi nanti tahun ini juga kita targetnya 150 per tahun," kata Maruli.

Kendala Pembangunan Batalion

Menurut Maruli, dari rencana pembangunan batalion tersebut, ada dua hingga tiga titik memiliki sedikit kendala atau permasalahan dalam pembangunannya. Akan tetapi, Maruli menegaskan legalitas pembangunan batalion sesuai aturan.

"Namun diproses itu seperti kita ketahui bersama terkadang ada tanah yang lahan tidur, sehingga masyarakat menempati tempat tersebut," ujar Maruli.

Janji Bereskan Masalah Sesuai Aturan

Meski begitu, jenderal TNI bintang empat ini mengatakan bakal mencari jalan tengah menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Nanti tetap kita akan cari jalan tengahnya supaya bisa yang terbaik buat kami dan juga buat masyarakat tersebut. Kira-kira begitu," pungkas Maruli.



Rekomendasi