Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan persoalan tumpukan sampah yang sempat terjadi di sejumlah titik di wilayah Tangsel kini telah tertangani. Ia menegaskan, Pemkot Tangsel telah mengambil langkah konkret agar penumpukan serupa tidak kembali terjadi.
Adapun titik-titik yang sebelumnya mengalami penumpukan sampah berada di depan Pasar Cimanggis, koridor Pasar Ciputat, wilayah Pamulang, hingga Jalan Raya Serpong.
Benyamin mengakui kondisi tersebut sempat menimbulkan keluhan masyarakat.
Advertisement
Penumpukan Sampah Bukan Tanpa Sebab
Menurut Benyamin, penumpukan sampah bukan tanpa sebab. Salah satu pemicunya adalah kerja sama antar daerah yang belum berjalan maksimal. Namun, saat ini koordinasi tersebut telah diperbaiki sehingga proses pemrosesan akhir sampah dapat dilakukan di lokasi kerja sama antar daerah sekitar Tangerang Selatan.
"Itu disebabkan karena kerja sama kami belum bisa maksimal, tapi sekarang kerja sama antar daerah sudah bisa maksimal dengan daerah sekitar Kota Tangerang Selatan sehingga pemrosesan akhir bisa kita lakukan di tempat kerja sama daerah itu,” ujar Benyamin, Kamis (5/02).
Selain itu, penumpukan sampah juga terjadi karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sudah tidak mampu lagi menampung sampah baru. Saat ini, TPA tersebut difokuskan untuk pengelolaan sampah lama yang menumpuk selama bertahun-tahun.
"Karena Cipeucang kita sudah tidak bisa lagi menampung sampah-sampah baru. Kami harus mengelola sampah lamanya di sana. Target kita nanti di sana dengan penggunaan teknologi yang sangat tinggi,” katanya.
Advertisement
Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah
Meski demikian, Benyamin memastikan saat ini tidak ada lagi tumpukan sampah di wilayah Tangsel. Sampah baru atau timbulan harian sudah dapat diangkut secara maksimal oleh armada pengangkut milik Pemkot Tangsel maupun pihak ketiga.
"Sudah, dalam dua tiga hari belakangan ini termasuk di sini sudah diangkut semua. Karena kami punya 27 armada truk sampah milik Pemkot Tangsel dan 42 truk kontrak dengan transporter pihak ketiga," jelasnya.
Advertisement
Tambah Jumlah Armada
Ke depan, Pemkot Tangsel juga berencana menambah jumlah armada pengangkut sampah guna mengantisipasi meningkatnya volume sampah harian. Penambahan tersebut akan diusulkan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Nanti mungkin ditambah lagi pada perubahan APBD yang akan datang, karena kami perlu truk sampah yang sangat banyak. Paling tidak butuh 100 truk sampah untuk mengangkut hampir 1.200 ton sampah setiap hari," katanya.