Banjarmasin, 4 Februari – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum. Keterlibatan ini bertujuan untuk mendukung layanan di Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang tersebar di kelurahan dan desa. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Yusuf Azis, menyatakan bahwa ULM siap berkontribusi penuh melalui program pengabdian masyarakat di Posbankum. Kontribusi utama ULM berfokus pada pendampingan hukum yang melibatkan secara langsung tenaga pengajar dan mahasiswa. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi persoalan hukum yang dihadapi masyarakat.
Inisiatif ini sangat relevan mengingat Posbankum merupakan upaya pemerintah untuk mendekatkan akses hukum dan keadilan kepada masyarakat di wilayah desa dan kelurahan. Selama ini, banyak masyarakat di daerah tersebut yang kesulitan menjangkau layanan hukum. Kolaborasi antara ULM dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan menjadi jembatan penting untuk mengatasi kesenjangan akses tersebut.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi antara ULM dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi keadilan di tengah masyarakat. Yusuf Azis meyakini bahwa sinergi ini sejalan dengan misi ULM sebagai perguruan tinggi yang hadir dan memberi solusi bagi persoalan masyarakat. Upaya ini difokuskan terutama bagi mereka yang tergolong kurang mampu dan membutuhkan pendampingan hukum.
Posbankum sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang krusial untuk memastikan pemerataan akses terhadap layanan hukum. Dengan adanya Posbankum, masyarakat di pedesaan dan kelurahan yang sebelumnya jauh dari jangkauan layanan hukum kini dapat memperoleh bantuan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Keterlibatan perguruan tinggi seperti ULM dalam program Posbankum sangat vital. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman akademik dan praktis bagi dosen serta mahasiswa. Mereka dapat menerapkan ilmu yang dimiliki untuk membantu menyelesaikan masalah hukum di lapangan, sekaligus memahami dinamika hukum di tingkat akar rumput.
Advertisement
Advertisement
Keberadaan Posbankum juga memiliki keselarasan dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Lambung Mangkurat (LKBH ULM). LKBH ULM selama ini secara konsisten memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat tanpa membebankan biaya. Yusuf Azis mengungkapkan bahwa LKBH ULM tercatat sebagai organisasi bantuan hukum (OBH) tertua di Kalimantan Selatan dan masih aktif melayani masyarakat hingga saat ini.
Di sisi lain, kerja sama dengan Kementerian Hukum tidak hanya terbatas pada pendampingan, tetapi juga mencakup aspek tridharma perguruan tinggi. ULM membuka peluang bagi Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Hukum maupun Posbankum untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3. Ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga ahli di bidang hukum.
Selain itu, di bidang penelitian, ULM juga dapat melakukan kajian mendalam terkait peran dan dampak Posbankum bagi masyarakat. Penelitian semacam ini penting untuk mengevaluasi efektivitas program dan merumuskan kebijakan yang lebih baik di masa depan. Dengan demikian, kolaborasi ini memberikan manfaat komprehensif dari aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Posbankum telah berdiri di 2.015 desa dan kelurahan di seluruh Kalimantan Selatan. Keberadaan Posbankum ini bertujuan untuk memberikan beragam layanan bagi masyarakat, mulai dari konsultasi hukum hingga mediasi sengketa. Layanan ini sangat penting untuk mencegah sengketa berlanjut ke proses hukum yang lebih kompleks dan memakan waktu serta biaya.
Melalui layanan konsultasi, masyarakat dapat memperoleh pemahaman awal mengenai hak dan kewajiban hukum mereka. Sementara itu, mediasi sengketa menawarkan jalur penyelesaian masalah secara damai dan kekeluargaan, menghindari litigasi di pengadilan. Ini merupakan upaya proaktif untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan harmonis di tingkat komunitas.
Dengan jangkauan yang luas dan layanan yang komprehensif, Posbankum berperan vital dalam mewujudkan akses keadilan yang merata. Keterlibatan ULM melalui dosen dan mahasiswa diharapkan dapat semakin mengoptimalkan fungsi Posbankum. Hal ini memastikan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan hukum yang berkualitas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews