Diduga Kelelahan Urus Pindah Domisili, Lansia di Gowa Meninggal di Mal Pelayanan Publik

Nuntjik datang ke MPP Gowa untuk mengurus surat perpindahan domisili di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Diduga Kelelahan Urus Pindah Domisili, Lansia di Gowa Meninggal di Mal Pelayanan Publik
Diduga Kelelahan Urus Pindah Domisili, Lansia di Gowa Meninggal di Mal Pelayanan Publik (Merdeka.com)

Diduga karena kelelahan mengantre, seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuntjik Isa S (71) meninggal dunia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (3/2).

Nuntjik datang ke MPP Gowa untuk mengurus surat perpindahan domisili di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). 

"Dia datang ke kantor lurah bersama anaknya naik motor untuk mengurus pindah domisili. Saya arahkan dan antar ke sini (MPP), bahkan saya temani sampai proses pengurusan selesai," ungkap staf Kelurahan Bontobontoa, Kecamatan Somba Opu, Muh. Wahyu.  

Namun, kata Wahyu, kelelahan nampaknya menguras kondisi fisik korban hingga akhirnya ia mengeluh pusing.

"Sempat mengeluh pusing dan berniat segera pulang. Pas di parkiran beliau tiba-tiba terjatuh dan terkapar," ungkapnya. 

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke musala MPP Gowa. Minimnya fasilitas kesehatan di sekitar lokasi membuat korban hanya bisa mendapat penanganan seadanya.

"Waktu jatuh masih sempat bergerak. Tapi saat dibawa ke musala sudah tidak bergerak," tutur Wahyu.

Suasana Panik, Aktivitas Sempat Dihentikan

Diduga Kelelahan Urus Pindah Domisili, Lansia di Gowa Meninggal di Mal Pelayanan Publik
Diduga Kelelahan Urus Pindah Domisili, Lansia di Gowa Meninggal di Mal Pelayanan Publik Istimewa

Kejadian tersebut sempat membuat suasana MPP Gowa heboh. Tak lama kemudian, sebuah ambulans datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban rencananya akan dibawa ke rumah sakit di Makassar.

"Menurut anaknya mau dibawa ke rumah sakit di Makassar," kata Wahyu.

Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Aktivitas pelayanan di MPP Gowa pun sempat dihentikan sementara.

Kanit II Pamapta Polres Gowa, Ipda S Rahayu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dulu dievakuasi oleh pihak keluarga.

"Kami menerima laporan awal bahwa ada seorang pria lansia yang meninggal dunia saat mengurus perpindahan domisili dari Makassar ke Gowa. Saat kami tiba di lokasi, jenazah korban sudah dievakuasi oleh keluarganya," ujar Rahayu.

Menurut Rahayu, korban diketahui terjatuh di area parkiran MPP dan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan seadanya. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Muhajirin 3, Kelurahan Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, Makassar, untuk disemayamkan.

"Kami akan mendatangi rumah duka untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban," ucapnya.

Rekomendasi