Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menunjukkan komitmen kuatnya dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Upaya ini membuahkan hasil dengan diraihnya Predikat Madya pada Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan ini diterima di Pangkalpinang pada 28 Januari, menegaskan konsistensi kebijakan pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan dasar warga.
Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kebijakan yang menempatkan jaminan kesehatan sebagai program prioritas utama pemerintah provinsi. Predikat Madya UHC Award 2026 ini menunjukkan peningkatan dari kategori sebelumnya, sekaligus menjadi bukti komitmen Pemprov Babel untuk mewujudkan pelayanan yang adil, merata, dan berkelanjutan demi menyukseskan Indonesia Emas 2045.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kepulauan Babel, Fery Afriyanto, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi dari seluruh pihak terkait. Ini mencakup pemerintah provinsi, kabupaten, kota, perangkat daerah, hingga mitra strategis. Penghargaan ini menjadi penegasan nyata komitmen Pemprov Babel di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani dalam memastikan masyarakat terlindungi melalui jaminan kesehatan yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Sejak awal, Gubernur Hidayat Arsani telah menegaskan bahwa UHC dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program prioritas yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, negara dan pemerintah daerah memiliki kewajiban mutlak untuk hadir memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas. Hal ini merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Keberhasilan Pemprov Babel naik kelas ke kategori Madya UHC Award 2026 merupakan indikator jelas bahwa arah kebijakan yang konsisten telah memberikan dampak positif. Kebijakan ini didukung penuh oleh kolaborasi lintas sektor yang erat, melibatkan berbagai dinas dan lembaga terkait. Sinergi ini juga mencakup kerja sama yang efektif dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Kolaborasi tersebut mampu menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya jaminan kesehatan yang merata, diharapkan beban finansial masyarakat terkait biaya pengobatan dapat berkurang. Ini memungkinkan mereka untuk fokus pada peningkatan kualitas hidup dan produktivitas.
Advertisement
Advertisement
Pj Sekda Kepulauan Babel, Fery Afriyanto, menekankan bahwa capaian Predikat Madya UHC Award 2026 adalah hasil dari sinergi tanpa henti. Semua pihak, mulai dari jajaran pemerintah provinsi hingga mitra strategis, telah berkontribusi aktif. Komitmen ini akan terus dipegang teguh untuk masa depan layanan kesehatan di Bangka Belitung.
Ke depannya, Pemprov Kepulauan Babel berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang ada. Selain itu, upaya perluasan cakupan kepesertaan JKN juga akan menjadi fokus utama. Penguatan keberlanjutan pembiayaan juga menjadi bagian integral dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di provinsi ini.
Kepala BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Pemprov Babel. Beliau menyoroti tingkat keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah Bangka Belitung yang telah melampaui angka 83 persen. Angka ini menunjukkan kesadaran dan partisipasi masyarakat yang tinggi dalam program jaminan kesehatan nasional.
Advertisement
Aswalmi Gusmita berharap bahwa capaian ini dapat menjadi bahan evaluasi positif bagi seluruh jajaran kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mempertahankan, bahkan meningkatkan, keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah masing-masing. Dengan begitu, Universal Health Coverage dapat tercapai secara optimal di seluruh Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: AntaraNews