Ratusan Warga Mengungsi Akibat Longsor Cisarua Bandung, Puluhan Lainnya Masih Dicari

Bencana longsor Cisarua Bandung di lereng Gunung Burangrang memaksa ratusan warga mengungsi, sementara tim SAR gabungan terus mencari puluhan korban yang tertimbun.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ratusan Warga Mengungsi Akibat Longsor Cisarua Bandung, Puluhan Lainnya Masih Dicari
Bencana longsor Cisarua Bandung di lereng Gunung Burangrang memaksa ratusan warga mengungsi, sementara tim SAR gabungan terus mencari puluhan korban yang tertimbun. (AntaraNews)

Hujan deras yang mengguyur wilayah lereng Gunung Burangrang pada Sabtu dini hari memicu bencana tanah longsor hebat di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa alam ini telah menyebabkan dampak serius dan mengkhawatirkan bagi ribuan masyarakat setempat yang tinggal di kaki gunung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) dengan sigap melaporkan bahwa setidaknya 400 warga harus dievakuasi dari area terdampak longsor Cisarua Bandung. Mereka kini menempati lokasi penampungan sementara yang telah disiapkan oleh tim penanggulangan bencana.

Tim gabungan dari berbagai unsur, termasuk BPBD Jabar, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), masih berupaya keras melakukan pencarian. Fokus utama adalah menemukan 82 warga yang diduga kuat tertimbun material longsoran tanah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Bambang Imanudin, menjelaskan bahwa respons cepat telah dilakukan dengan mendirikan sejumlah pos penanganan korban. Pos-pos ini mencakup pos utama untuk koordinasi dan pos lapangan di beberapa titik strategis yang lebih dekat dengan lokasi bencana.

Bambang juga menyoroti kebutuhan mendesak para pengungsi yang saat ini berada di penampungan sementara. Bantuan yang sangat diperlukan meliputi matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan mereka sehari-hari.

Untuk memastikan ketersediaan, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi kebutuhan seluruh korban terdampak longsor Cisarua Bandung. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah aktif menyalurkan dukungannya, memastikan bantuan segera sampai ke wilayah yang paling membutuhkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menegaskan bahwa tim SAR gabungan terus mengintensifkan proses pencarian. Fokus utama adalah menemukan 82 warga yang dilaporkan masih tertimbun material longsor.

Proses pencarian dilakukan secara manual oleh ratusan personel gabungan, dibantu dengan penggunaan anjing pelacak K9 untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah reruntuhan. Ini menunjukkan keseriusan dalam upaya penyelamatan.

Dari total 113 warga yang terdampak langsung oleh longsor, 23 orang berhasil diselamatkan dan telah diamankan. Namun, kabar duka datang dengan ditemukannya delapan orang meninggal dunia, sementara 82 lainnya masih dalam proses pencarian yang penuh tantangan.

Herman menambahkan bahwa seluruh proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan secara langsung oleh Bupati Bandung Barat. Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi erat antara TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas untuk hasil yang maksimal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi