Grim Reaper Taklukkan Nova Titans Lewat Adu Penalti, Sabet Gelar Juara X-Series 2 2026

Pertandingan final X-Series 2 2026 berakhir dramatis! Grim Reaper berhasil mengalahkan Nova Titans melalui adu penalti, mengunci gelar juara setelah laga imbang 9-9. Simak detail pertarungan epik ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Grim Reaper Taklukkan Nova Titans Lewat Adu Penalti, Sabet Gelar Juara X-Series 2 2026
Pertandingan final X-Series 2 2026 berakhir dramatis! Grim Reaper berhasil mengalahkan Nova Titans melalui adu penalti, mengunci gelar juara setelah laga imbang 9-9. Simak detail pertarungan epik ini. (AntaraNews)

Jakarta, 18 Januari 2026 – Tim futsal Grim Reaper berhasil menorehkan sejarah dengan menjuarai turnamen X-Series 2 2026. Kemenangan ini diraih setelah mengalahkan rival sengitnya, Nova Titans, dalam drama adu penalti yang mendebarkan. Laga final yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta ini berakhir dengan skor 4-3 untuk Grim Reaper di babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 9-9 di waktu normal.

Pertandingan puncak ini menyajikan tontonan yang sangat menghibur bagi para penggemar futsal. Sejak awal, kedua tim menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih gelar juara. Atmosfer GOR UNJ pun memanas seiring ketatnya persaingan di lapangan.

Kemenangan Grim Reaper ini menjadi puncak dari perjalanan panjang mereka di X-Series 2. Mereka berhasil menunjukkan mental juara yang kuat, terutama saat menghadapi tekanan di babak adu penalti.

Peluit awal dibunyikan, Nova Titans langsung tancap gas dan berhasil unggul cepat. Aprianto mencetak gol pembuka pada menit keempat, mengejutkan pertahanan Grim Reaper. Gol cepat ini memberikan momentum awal bagi Nova Titans.

Namun, keunggulan Nova Titans tidak bertahan lama. Grim Reaper berhasil membalikkan keadaan dalam waktu singkat. Sanjaya menjadi bintang dengan mencetak dua gol beruntun melalui tandukan, membawa Grim Reaper unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga jeda kuarter pertama, menunjukkan respons cepat dari tim Grim Reaper.

Memasuki kuarter kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling berbalas serangan, menciptakan banyak peluang di depan gawang. Pertahanan kedua tim diuji secara konstan oleh gempuran lawan.

Grim Reaper berhasil memperlebar jarak keunggulan pada kuarter ini. Diakite mencetak tiga gol pada menit ke-20, diikuti oleh dua gol dari Joao Ortiz pada menit ke-20 dan ke-22. Serangan-serangan efektif ini membuat Grim Reaper unggul empat gol, dengan skor 7-3 saat jeda babak, memperlihatkan dominasi mereka di lini serang.

Setelah jeda, Nova Titans tidak menyerah begitu saja. Perlahan tapi pasti, Richardinho dan rekan-rekannya mulai mengejar ketertinggalan. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 8-8 melalui serangkaian serangan terkoordinasi.

Pada penghujung kuarter ketiga, Bayu Saptaji berhasil membawa Nova Titans unggul tipis 9-8 pada menit ke-28. Namun, di kuarter keempat, Superbadik dari Grim Reaper berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-46, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam adu penalti yang menegangkan, Grim Reaper tampil lebih solid dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 4-3.

Sebelum laga final, pertandingan perebutan tempat ketiga juga tak kalah seru. Fury Squad berhadapan dengan Lynk Hunters untuk memperebutkan posisi podium. Pertandingan ini juga menyajikan banyak gol dan aksi menarik.

Fury Squad, yang diperkuat oleh legenda futsal dunia Falcao, berhasil mengunci posisi ketiga. Mereka mengalahkan Lynk Hunters dengan skor akhir 17-15. Kemenangan ini memastikan Fury Squad membawa pulang medali perunggu dari turnamen X-Series 2 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi