Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua telah menyiapkan rencana ambisius untuk pembangunan sebanyak 14 ribu rumah rakyat. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2026 di seluruh wilayah provinsi tersebut. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menata kawasan permukiman agar lebih layak dan terencana. Tahap awal pembangunan akan difokuskan di kawasan pesisir sebagai lokasi percontohan. Lokasi ini dipilih karena lebih mudah dijangkau untuk memulai program.
Fakhiri menjelaskan bahwa pihaknya kini gencar melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura. Usulan pembangunan 14 ribu unit rumah telah diajukan untuk satu tahun anggaran, yang nantinya akan dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pembangunan dan Prioritas Kawasan Pesisir
Untuk tahap awal, Pemprov Papua memfokuskan pembangunan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu. Kawasan pesisir perkotaan akan menjadi lokasi percontohan utama program ini. Hal ini memungkinkan model pembangunan dapat dilihat dan dievaluasi secara langsung oleh masyarakat setempat.
Fakhiri menyebutkan bahwa di wilayah perkotaan, pembangunan akan dimulai dari pulau kosong dan sekitarnya. Koordinasi intensif dengan Pemkot Jayapura menjadi kunci dalam persiapan pembangunan ini. Tujuannya adalah memastikan keselarasan rencana dan pelaksanaan di lapangan.
Setelah model pembangunan berjalan baik dan terbukti efektif, program akan didorong ke wilayah lain secara bertahap. Pendekatan ini akan selalu mengutamakan kearifan lokal di setiap daerah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa rumah rakyat yang dibangun sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi dan Harapan Peningkatan Kesejahteraan
Pemerintah daerah akan berkoordinasi erat dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil perumahan rakyat. Pemetaan ini krusial agar program pembangunan rumah rakyat dapat tepat sasaran. Dengan demikian, dampak positifnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.
Selain itu, Pemprov Papua juga menantikan dukungan dan sinkronisasi program dari kementerian terkait di tingkat pusat. Dukungan ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan pembangunan rumah rakyat. Kolaborasi lintas sektor menjadi fundamental untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Program pembangunan rumah rakyat ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan mendorong penataan kawasan permukiman yang lebih tertib, sehat, dan layak huni di Papua. Target jelas Pemprov Papua adalah menyediakan 14 ribu rumah untuk seluruh wilayah.
Advertisement
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan. Pihaknya akan terus mendorong pelaksanaannya bersama-sama dengan pemerintah kabupaten dan kota. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemprov Papua dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi warganya.
Sumber: AntaraNews