Warga di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, kembali menyuarakan permintaan mereka kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk segera membangun turap beton atau sheet pile di sepanjang bantaran Kali Sepak. Desakan ini muncul sebagai langkah antisipasi dan penanggulangan banjir yang seringkali merendam permukiman warga. Ketua RW 03 Kembangan Utara, Junaidi, menegaskan bahwa wilayahnya sangat rawan banjir, dan kondisi banjir yang terjadi seringkali parah, sehingga pembangunan turap menjadi kebutuhan mendesak.
Aspirasi ini bukan kali pertama disampaikan oleh warga. Junaidi mengungkapkan bahwa usulan pembangunan turap telah berulang kali disampaikan kepada perwakilan kelurahan maupun kecamatan sejak awal dirinya menjabat sebagai ketua RW. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai realisasi pembangunan tersebut, membuat warga terus menanti solusi konkret dari pemerintah daerah.
Kali Sepak, yang merupakan anak aliran dari Kali Angke, dikenal membutuhkan waktu lama untuk surut setelah diguyur hujan deras, memperparah kondisi banjir di area permukiman. Pembangunan turap sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer diharapkan dapat menjadi jawaban atas permasalahan kronis ini. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya pembangunan rumah pompa khusus untuk mempercepat proses surutnya air di Kali Sepak.
Advertisement
Advertisement
Junaidi, Ketua RW 03 Kembangan Utara, menjelaskan bahwa kondisi Kali Sepak sangat memprihatinkan karena kerap membanjiri area permukiman warga. Menurutnya, banjir yang terjadi di kawasan tersebut seringkali parah dan membutuhkan penanganan serius. Oleh karena itu, ia sangat mengharapkan adanya pembangunan turap beton di sepanjang kali tersebut sebagai solusi permanen.
Permintaan pembangunan turap ini telah menjadi aspirasi yang disampaikan berulang kali oleh warga melalui perwakilan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Junaidi bahkan mengaku telah menyampaikan langsung usulan ini setiap kali terjadi banjir. Ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan infrastruktur penanggulangan banjir di wilayah Kembangan Utara.
Mayoritas permukiman di sekitar Kali Sepak berada pada elevasi yang lebih rendah dibandingkan aliran kali, khususnya sekitar empat RT yang selalu menjadi langganan banjir. Kondisi geografis ini membuat air kali mudah meluap dan merendam rumah warga saat intensitas hujan tinggi. Tanpa adanya turap, masalah banjir akan terus berulang dan merugikan masyarakat secara signifikan.
Advertisement
Advertisement
Dalam rancangan yang diusulkan warga, Kali Sepak membutuhkan pembangunan sheet pile sepanjang sekitar 1,4 kilometer. Turap ini diharapkan membentang dari area depan Pasar Kemiri hingga ke permukiman dekat Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Cakupan area yang luas ini bertujuan untuk melindungi seluruh permukiman yang rentan terdampak luapan air kali.
Selain turap, warga juga sangat berharap adanya pembangunan rumah pompa khusus di aliran Kali Sepak. Keberadaan rumah pompa dinilai krusial mengingat Kali Sepak yang merupakan anak aliran dari Kali Angke, membutuhkan waktu yang sangat lama untuk surut setelah hujan deras. Kombinasi turap dan rumah pompa diharapkan dapat secara efektif mengendalikan debit air dan mencegah genangan berkepanjangan.
Aspirasi pembangunan ini telah disampaikan langsung oleh Junaidi kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat peninjauan Kali Sepak pada Selasa (13/1) lalu. Respons dari pihak pemerintah kota cukup positif, dengan rencana pembangunan sheet pile akan dimasukkan sebagai salah satu program penanggulangan banjir di tahun 2026. Hal ini memberikan harapan baru bagi warga akan penanganan masalah banjir yang lebih serius.
Advertisement
Advertisement
Meskipun ada lampu hijau dari Pemerintah Kota Jakarta Barat, Junaidi menyadari bahwa proyek pembangunan sheet pile dan rumah pompa akan memakan waktu yang tidak sebentar. Pembangunan turap sepanjang 1,4 kilometer membutuhkan anggaran yang besar dan proses konstruksi yang kompleks. Hal ini tentu memerlukan perencanaan matang dan alokasi dana yang memadai dari pemerintah daerah.
Anggaran dan proses pembangunan yang panjang menjadi tantangan utama dalam merealisasikan proyek ini. Namun, warga berharap agar rencana yang sudah ada dapat berjalan sesuai jadwal dan tidak mengalami penundaan. Kejelasan mengenai jadwal dan tahapan pembangunan sangat dinantikan oleh masyarakat Kembangan yang telah lama mendambakan solusi banjir.
Pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir seperti turap dan rumah pompa merupakan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan dukungan dari warga, diharapkan masalah banjir di Kali Sepak Kembangan dapat teratasi secara efektif di masa mendatang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews