Kondisi Terkini Wakil Wali Kota Bandung Erwin Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Walkot Farhan Beberkan Fakta Ini

Wakil Wali Kota Bandung Erwin ditetapkan tersangka kasus korupsi penyalahgunaan kekuasaan. Penetapan itu dilakukan Kejari Bandung.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Kondisi Terkini Wakil Wali Kota Bandung Erwin Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Walkot Farhan Beberkan Fakta Ini
Kondisi Terkini Wakil Wali Kota Bandung Erwin Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Walkot Farhan Beberkan Fakta Ini (Merdeka.com)

Wali Kota Bandung, Farhan, mengungkap kondisi Wakil Wali Kota Bandung Erwin terkini, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan kekuasaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. Ia mengatakan politikus PKB itu kini sedang dirawat di RSUD Kiwari, namun belum terang menderita apa. Ia sakit sejak beberapa waktu lalu.

"Saya lagi nunggu laporan diagnosisnya. Saya belum berani mengatakan karena saya bukan ahlinya," kata dia saat dijumpai wartawan di Pendopo Bandung, Kamis (11/12).

Farhan sendiri mengaku belum berkesempatan menengok Erwin yang tengah terbaring di RS. Menurutnya, hal itu perlu mendapat izin terlebih dahulu dari pihak Kejari sehubung dengan statusnya sebagai kepala daerah.

"Ya karena status saya sebagai wali kota jadi harus ada izin. Jangan sampai saya seakan-akan menimbulkan prasangka," ucap dia.

Komunikasi Terakhir Farhan

Wakil Wali Kota Bandung Erwin
Wakil Wali Kota Bandung Erwin. (Liputan6.com/Arya Prakasa) @ 2025 merdeka.com

Farhan mengaku, terakhir kali berkomunikasi dengan Erwin beberapa waktu lalu, sebelum Erwin pergi umrah. Sekembalinya dia dari tanah suci, kata Farhan, dia sempat ke rumahnya.

"Tapi saya sudah keburu keluar kota gitu. Setelah itu dalam beberapa event gitu ya beliau sempat absen. Terus saya nanya ada apa ini kok beliau gak pernah datang, oh taunya ternyata sakit," tutur dia.

Jeratan Kasus Wakil Wali Kota Bandung

Seperti diketahui Erwin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang oleh Kejari Bandung, bersama Anggota DPRD sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Rendiana Awangga, pada Selasa (9/12) dan diumumkan esoknya.

Keduanya ditengarai secara bersama-sama terlibat meminta sejumlah projek pengadaan barang dan jasa kepada untuk diarahkan kepada pihak-pihak yang terafiliasi dengan mereka, dengan menyalahgunakan kekuasaannya.



Rekomendasi