Polda Kepri Kawal Distribusi Bantuan Kemanusiaan Jurnalis Batam untuk Korban Bencana Sumatera

Polda Kepri mengawal ketat distribusi bantuan kemanusiaan dari Jurnalis Batam dan Korwil IJTI Sumatera untuk korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera, menunjukkan kolaborasi solid antarpihak.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Kepri Kawal Distribusi Bantuan Kemanusiaan Jurnalis Batam untuk Korban Bencana Sumatera
Polda Kepri mengawal ketat distribusi bantuan kemanusiaan dari Jurnalis Batam dan Korwil IJTI Sumatera untuk korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera, menunjukkan kolaborasi solid antarpihak. (AntaraNews)

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan mengawal proses distribusi bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera. Bantuan ini merupakan inisiatif dari Jurnalis Batam dan Korwil Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera yang peduli terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor.

Pengawalan distribusi bantuan kemanusiaan ini secara resmi dilepas oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad dari Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, pada hari Sabtu. Dua unit truk bermuatan penuh bantuan diberangkatkan menuju wilayah terdampak, menandai dimulainya perjalanan panjang penyaluran donasi.

Inisiatif kolaborasi antara jurnalis, aparat kepolisian, dan dinas terkait ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadapi musibah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ribuan warga yang saat ini masih berada di pengungsian serta membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

Kolaborasi Solid dalam Misi Kemanusiaan

Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara jurnalis, aparat penegak hukum, dan dinas terkait dalam misi kemanusiaan. Menurutnya, kerja sama ini dilandasi oleh niat baik dan semangat kebersamaan untuk membantu sesama.

Pandra juga mengutip amanah Kapolri yang menyatakan bahwa Polri harus selalu hadir untuk masyarakat dalam setiap situasi. "Adanya kerja sama dan kolaborasi ini adalah satu niat yang baik. Kami dari Polri sebagaimana amanah yang disampaikan Kapolri, bahwa Polri hadir untuk masyarakat," kata Pandra di Pelabuhan Punggur.

Pengiriman bantuan dari Jurnalis Batam dan Korwil IJTI Sumatera ini juga membuktikan kerja sama yang solid antar semua pihak, mengingat Batam merupakan wilayah Free Trade Zone (FTZ). Status FTZ ini memiliki aturan khusus terkait pergerakan barang, namun dengan niat tulus, semua pihak berhasil mengatasi hambatan tersebut demi kemanusiaan.

Pandra menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ia berharap para korban tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini, serta mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama meringankan beban warga di Sumatera dengan berdonasi.

Rute Distribusi dan Jenis Bantuan

Sebanyak dua truk yang berisi bantuan kemanusiaan dari Jurnalis Batam dan Korwil IJTI Sumatera diberangkatkan dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam. Perjalanan awal truk-truk tersebut adalah menuju Pelabuhan Buton di Riau, sebelum melanjutkan perjalanan darat yang panjang.

Dari Buton, tim akan melanjutkan perjalanan darat menuju Sumatera Barat untuk menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah yang paling terdampak. Daerah-daerah seperti Agam, Solok, Padang Kota, dan Padang Panjang menjadi prioritas utama. Setelah itu, distribusi akan berlanjut ke Tapanuli, Sumatera Utara, yang juga mengalami dampak signifikan.

Pendistribusian bantuan bencana Sumatera ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu, dengan para jurnalis Batam dan Korwil IJTI Sumatera turun langsung ke lapangan. Jenis bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan darurat, seperti pakaian layak pakai, biskuit, susu, obat-obatan, popok sekali pakai, perlengkapan bayi, dan mie instan.

Dukungan Berbagai Pihak dan Penggalangan Dana

Ketua Korwil IJTI Sumatera, Gusti Yennosa, menjelaskan bahwa bantuan ini berasal dari donasi warga Kota Batam dan berbagai donatur, termasuk Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin. Hal ini menunjukkan luasnya dukungan dan kepedulian masyarakat serta pejabat terhadap korban bencana.

Selain itu, proses penyaluran bantuan ini juga didukung penuh oleh Bea Cukai Batam dan Dinas Sosial. Kedua instansi ini berperan penting dalam membantu pengurusan izin barang keluar dari Batam, mengingat status Batam sebagai Free Trade Zone yang memiliki regulasi khusus.

Dukungan logistik dan keamanan juga datang dari Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) dan Satlantas Polresta Barelang. Mereka mengawal truk bantuan masuk ke pelabuhan RoRo, memastikan kelancaran dan keamanan proses keberangkatan. "Jadi bantuan ini bukan dari Jurnalis Batam saja, tapi kolaborasi semua pihak terkait. Ada dari Dinas Sosial yang membantu mendata jenis dan jumlah bantuan untuk keperluan perizinan barang keluar dari Bea Cukai," ujar Oca.

Jurnalis Batam sendiri telah menggalang donasi untuk bencana Sumatera secara daring melalui siaran langsung di TikTok. Kegiatan penggalangan dana ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 1 hingga 4 Desember 2025, menunjukkan upaya proaktif dalam mengumpulkan dukungan dari masyarakat luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi