Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgazuya Setiawan baru-baru ini secara resmi menerbitkan sebuah karya berjudul “Rasa Bhayangkara Nusantara”. Peluncuran buku ini menandai kolaborasi penting antara dua tokoh nasional dalam upaya literasi dan edukasi.
Buku ini tidak hanya menghimpun ratusan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga dirancang sebagai jembatan strategis untuk pendidikan gizi masyarakat luas. Melalui pendekatan kuliner, buku ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya asupan gizi seimbang di kalangan masyarakat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, menyatakan bahwa buku ini memiliki keistimewaan tersendiri. Dadan melihat “Rasa Bhayangkara Nusantara” sebagai upaya inovatif yang menggabungkan kekayaan kuliner Indonesia dengan misi edukasi gizi dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
Advertisement
Advertisement
Kuliner Nusantara sebagai Media Edukasi Gizi dan Budaya
Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” menonjolkan kekayaan kuliner Indonesia sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan penting. Dari hidangan tradisional seperti liwet yang hangat, woku yang harum, hingga papeda yang lembut, buku ini mengajak pembaca untuk menjelajahi keragaman budaya bangsa. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan toleransi dan menanamkan kecintaan pada Tanah Air sejak dini.
Dadan Hindayana menambahkan, “Dari liwet yang hangat, woku yang harum, hingga papeda yang lembut, anak-anak diajak memahami keragaman budaya, menumbuhkan toleransi dan menanamkan kecintaan pada Tanah Air.” Pernyataan ini menegaskan visi buku dalam memanfaatkan kuliner sebagai alat pendidikan yang efektif.
Lebih lanjut, BGN memandang buku ini sebagai simbol cara baru dalam membangun bangsa, yakni melalui perhatian nyata terhadap gizi dan budaya. Inisiatif ini menunjukkan bahwa edukasi dapat disampaikan melalui medium yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya anak-anak.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Penulis dan Dukungan Akademisi untuk Substansi Buku
Proses penyusunan buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” melibatkan kolaborasi antara pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional, memberikan perspektif praktis yang mendalam.
Sementara itu, Asisten Presiden Dirgayuza Setiawan menghadirkan kerangka analisis kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat standar desain buku. Kontribusinya memastikan bahwa buku ini tidak hanya informatif tetapi juga memiliki dasar kebijakan yang kuat dan relevan dengan isu-isu nasional.
Kredibilitas buku ini semakin diperkaya dengan dukungan dari akademisi terkemuka. Guru Besar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof. Sandra Fikawati dan Guru Besar Ilmu Keselamatan Kerja UI Prof. Fatma Lestari turut berkontribusi. Prof. Sandra memperkaya aspek gizi ilmiah, sedangkan Prof. Fatma memberikan fondasi kuat pada aspek keamanan pangan dan manajemen risiko, menjadikan substansi buku komprehensif dan terpercaya.
Advertisement
Advertisement
Kontribusi Buku pada Program Nasional dan Ketahanan Pangan
Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” juga memiliki relevansi strategis dalam konteks program-program nasional. Karya ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami kontribusi Polri dalam menyukseskan program Astacita Presiden Prabowo Subianto, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan gizi.
Melalui kontennya yang mendalam dan didukung oleh para ahli, buku ini tidak hanya menjadi referensi tentang kuliner. Buku ini juga menjadi alat komunikasi yang efektif untuk menunjukkan bagaimana berbagai elemen bangsa bersinergi dalam mewujudkan visi pembangunan, khususnya dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan fokus pada gizi masyarakat, keamanan pangan, manajemen risiko, hingga komunikasi kebijakan, buku ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas. Ini merupakan langkah konkret dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui edukasi yang terintegrasi dan mudah diakses.
Advertisement
Sumber: AntaraNews