Kepolisian Resor (Polres) Serang Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Sebanyak 2.000 ekor ikan nila merah ditebar di Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang pada Sabtu, 29 November. Aksi ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan kepolisian untuk memperkuat kemandirian pangan di wilayah tersebut dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Penebaran ribuan ikan nila merah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan implementasi nyata dari program budidaya sistem bioflok yang telah dikembangkan Polres Serang. Inisiatif strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, yang secara konsisten menekankan pentingnya ketersediaan sumber pangan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan warga.
Ikan-ikan nila merah yang ditebar memiliki ukuran cukup besar, dengan rata-rata bobot dua hingga tiga ekor per kilogram, menunjukkan kualitas hasil budidaya. Seluruh ikan ini merupakan hasil panen dari kolam bioflok yang dikelola secara mandiri dan profesional. Kolam budidaya tersebut berlokasi di halaman rumah dinas Kapolres, menegaskan keseriusan dalam mengelola program ini. Warga diimbau untuk memanfaatkan ikan ini secara bijak, baik untuk konsumsi pribadi maupun budidaya lebih lanjut di lingkungan mereka.
Advertisement
Advertisement
Implementasi Program Kemandirian Pangan Berkelanjutan dari Polres Serang
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang digulirkan oleh Polres Serang tidak hanya bersifat seremonial. Sebaliknya, ini adalah langkah berkelanjutan yang bertujuan untuk menghidupkan berbagai aktivitas positif, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan, bagi warga Kabupaten Serang. Penebaran ikan nila merah ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Polres Serang dalam mendukung kemandirian pangan lokal.
Ribuan ikan nila merah yang ditebar di Danau Puspemkab Serang merupakan hasil dari budidaya mandiri yang dilakukan menggunakan sistem bioflok. Kolam bioflok tersebut secara khusus dikelola di halaman rumah dinas Kapolres Serang, menunjukkan dedikasi dan keseriusan dalam menjalankan program ini. "Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan sumber pangan berkualitas," ujar Condro, menyoroti manfaat langsung yang akan diterima oleh masyarakat.
Masyarakat luas dipersilakan untuk memanfaatkan ikan-ikan ini melalui kegiatan memancing yang edukatif dan rekreatif. Ikan hasil tangkapan dapat langsung digunakan untuk konsumsi keluarga, atau bahkan dibudidayakan kembali oleh warga yang berminat. Ini tidak hanya memberikan opsi tambahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein harian, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di danau.
Advertisement
Advertisement
Menjaga Kelestarian Ekosistem dan Respon Positif Warga Terhadap Program
Selain fokus pada peningkatan ketersediaan pangan, Kapolres Condro Sasongko juga memberikan perhatian khusus pada pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem danau. Ia secara tegas mengimbau masyarakat untuk menangkap ikan dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab, demi menjaga ketersediaan stok ikan di danau tetap lestari dan seimbang. "Yang penting jangan dijaring atau disetrum. Kita ingin danau ini tetap lestari dan kegiatan memancing bisa berlangsung berkelanjutan," tegasnya, menekankan pentingnya praktik penangkapan yang ramah lingkungan.
Langkah proaktif yang diambil oleh Polres Serang ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat setempat. Salah satu warga, Rudi (42), secara terbuka mengungkapkan apresiasinya yang tinggi terhadap inisiatif penebaran ikan tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan pangan warga, tetapi juga sekaligus menjadi sarana rekreasi yang terjangkau dan menyenangkan bagi keluarga.
"Alhamdulillah, ini membantu sekali. Karena dari hasil mancing disini bisa untuk dibawa pulang," kata Rudi, menggambarkan dampak langsung dan nyata yang dirasakan oleh warga. Konsistensi dalam program ketahanan pangan ini juga telah ditunjukkan melalui kegiatan sebelumnya. Polres Serang sebelumnya telah menebar 500 kilogram ikan lele hasil budidaya mandiri di lokasi yang sama, semakin memperkuat kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews