Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri secara tegas meminta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Papua untuk mengoptimalkan perannya. Permintaan ini disampaikan dalam upaya meningkatkan pemberdayaan umat di seluruh wilayah Papua.
Penekanan ini disampaikan saat pelantikan pimpinan wilayah DMI Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Acara penting tersebut diselenggarakan di Aula Universitas Yapis, Kota Jayapura, pada Minggu (23/11).
DMI diharapkan dapat memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Papua yang sehat, cerdas, dan produktif.
Advertisement
Advertisement
Gubernur Mathius D. Fakhiri menegaskan posisi strategis DMI dalam mewujudkan masyarakat Papua yang berkualitas. Visi pembangunan Papua meliputi masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan harmonis. Program DMI di tingkat nasional maupun provinsi wajib diselaraskan agar sejalan dengan misi "Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif."
Masjid diharapkan menjadi pusat edukasi kesehatan yang efektif bagi jemaah dan masyarakat sekitarnya. Ini bisa diwujudkan melalui program "masjid bersih, sehat, ramah jemaah." Lingkungan masjid juga perlu hijau dan tertata rapi untuk kenyamanan.
DMI juga diminta untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan program-programnya. Penguatan tata kelola organisasi hingga tingkat kabupaten/kota menjadi krusial. Ini demi memastikan program kerja dapat berjalan relevan dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
Advertisement
Advertisement
Untuk mendorong "Papua Produktif," DMI diinstruksikan menjalankan program pemberdayaan ekonomi yang inovatif. Program ini harus berbasis masjid dan melibatkan masyarakat luas secara aktif.
Kegiatan pelatihan kewirausahaan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan ekonomi umat. Penguatan ekonomi sosial jemaah juga merupakan bagian integral dari program ini untuk menciptakan kemandirian.
Fasilitas masjid dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif bagi masyarakat. Ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan keterampilan baru. Peningkatan pemberdayaan umat sangat penting guna terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Advertisement
Advertisement
Gubernur mengapresiasi upaya DMI Papua dalam melakukan konsolidasi organisasi di berbagai daerah. Termasuk mendorong pembentukan DMI di daerah yang belum memiliki struktur. Daerah seperti Supiori dan Waropen diharapkan segera memiliki DMI yang aktif.
Pengurus yang baru dilantik diminta bekerja dengan semangat baru dan memperkuat komunikasi internal organisasi. Peningkatan kapasitas para ta’mir masjid juga menjadi prioritas utama. Hal ini untuk memastikan mereka memiliki bekal yang cukup dalam menjalankan tugas.
Ini akan memastikan program kerja dapat dijalankan secara relevan dan berkelanjutan demi kemajuan umat. Pelantikan pimpinan wilayah DMI ini menandai langkah penting bagi organisasi keagamaan di Papua untuk berkontribusi lebih besar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews