Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam upaya digitalisasi pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan akses pendidikan, terutama di wilayah kepulauan terpencil.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara telah memulai program ambisius untuk menghubungkan sekolah-sekolah di daerah terpencil dengan jaringan satelit Starlink. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah "blank spot" internet yang selama ini menjadi kendala utama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, pada Sabtu (08/11), menjelaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan sistem pendidikan yang modern dan mudah diakses. Program ini juga akan mengoptimalkan pemanfaatan portal Rumah Pendidikan.
Advertisement
Advertisement
Konektivitas Starlink untuk Pemerataan Akses Digital
Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mengalokasikan anggaran daerah untuk mewujudkan pemerataan akses internet di sekolah-sekolah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, sebanyak 89 sekolah telah berhasil terhubung dengan jaringan satelit Starlink.
Abubakar Abdullah menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut. "Menggunakan anggaran daerah 2025 kami, 89 sekolah telah terhubung ke jaringan Starlink. Tahun depan, lebih banyak sekolah akan ditambahkan melalui anggaran 2026," ujarnya.
Beberapa sekolah bahkan telah mulai memanfaatkan koneksi internet ini untuk mendukung proses pembelajaran digital. Hal ini menunjukkan keseriusan Maluku Utara dalam mengimplementasikan visi pendidikan digital yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Advertisement
Inisiatif ini sangat relevan mengingat kondisi geografis Maluku Utara yang merupakan wilayah kepulauan, dengan banyak sekolah berada di pulau-pulau kecil dan terisolasi. Konektivitas Starlink menjadi solusi vital untuk mengatasi tantangan tersebut.
Advertisement
Optimalisasi Portal Rumah Pendidikan untuk Peningkatan Kualitas Belajar
Selain konektivitas internet, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mempersiapkan optimalisasi portal Rumah Pendidikan. Portal ini dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai sumber daya digital bagi guru dan siswa.
Platform Rumah Pendidikan menyediakan beragam materi digital yang dirancang khusus untuk memperkuat keterampilan literasi dan numerasi peserta didik. Ini menjadi alat penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Abubakar Abdullah menjelaskan potensi besar dari portal ini. "Melalui Rumah Pendidikan, guru dan siswa dapat mengakses berbagai sumber belajar untuk meningkatkan hasil pendidikan," katanya.
Advertisement
Pemanfaatan portal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama bagi siswa di daerah terpencil untuk mengakses materi pembelajaran berkualitas, setara dengan siswa di perkotaan. Ini adalah bagian integral dari strategi digitalisasi pendidikan di Maluku Utara.
Advertisement
Sinergi Pusat-Daerah Dorong Transformasi Pendidikan Digital
Abubakar Abdullah menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo terhadap pengembangan pendidikan di Maluku Utara. Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat krusial dalam mempercepat transformasi digital sektor pendidikan.
Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Sinergi tersebut memastikan bahwa implementasi kebijakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, menjangkau seluruh pelosok Maluku Utara.
Melalui upaya digitalisasi ini, Maluku Utara berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan pendidikan. "Melalui digitalisasi, kami dapat mengurangi ketidaksetaraan pendidikan dan memastikan bahwa siswa di daerah terpencil menikmati kesempatan yang sama seperti di kota," tambah Abdullah.
Advertisement
Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sumber: AntaraNews