Pembalap muda kebanggaan Nusa Tenggara Barat, Aldiaz Aqsal Ismaya, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah balap nasional. Ia sukses meraih podium pertama pada race perdana kelas National Sport 250cc Mandalika Racing Series (MRS). Kemenangan ini diraih di Sirkuit Pertamina Mandalika pada hari Sabtu, 01 November.
Aldiaz, yang bernaung di bawah tim Yamaha Yamalube, menunjukkan performa luar biasa. Ia berhasil mengungguli para pesaingnya dalam persaingan ketat, termasuk rekan sesama pembalap NTB, Arai Agaska. Kemenangan ini menjadi sorotan utama dalam ajang balap bergengsi tersebut.
Kondisi cuaca yang cukup panas tidak menyurutkan semangat para pembalap untuk beradu kecepatan. Drama balapan sempat mewarnai awal race, namun Aldiaz berhasil menjaga fokus dan strategi. Kemenangan ini menegaskan dominasinya di sirkuit kebanggaan Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Strategi Jitu di Tengah Persaingan Sengit
Aldiaz Aqsal Ismaya mengungkapkan strateginya dalam menghadapi race yang penuh tekanan ini. Ia memilih untuk mengikuti pembalap senior di depannya, menjaga jarak aman sepanjang balapan. Pendekatan ini terbukti efektif untuk menghemat tenaga dan menjaga kondisi ban.
"Jalannya race hari ini saya hanya mengikuti senior saya yang di depan untuk tetap menjaga jarak," kata Aldiaz. Strategi ini memungkinkan Aldiaz untuk mengamati pergerakan lawan. Ia menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan terakhir.
Meskipun sempat terjadi insiden di awal balapan yang melibatkan beberapa pembalap, Aldiaz tetap tenang. Ia berhasil menghindari drama tersebut dan tetap berada di jalur yang benar. Fokusnya tidak goyah sedikitpun.
Advertisement
Puncaknya, di lap terakhir, Aldiaz melancarkan manuver brilian. "Saya menjaga jarak, setelah ada kesepakatan di lap terakhir saya menikung lebih ke dalam dan berhasil jadi yang pertama," tambahnya. Aksi ini memastikan kemenangannya yang dramatis.
Advertisement
Tantangan Cuaca dan Performa Pesaing
Cuaca panas menjadi salah satu tantangan utama bagi para pembalap di Sirkuit Pertamina Mandalika. Kondisi ini menuntut manajemen ban yang ekstra hati-hati untuk mempertahankan performa hingga akhir balapan. Para pembalap harus pintar menjaga suhu ban.
Chandra, pembalap asal Kalimantan Timur dari tim Yamaha, berhasil menempati posisi kedua. Ia mengakui adanya kendala di awal balapan, namun berhasil menjaga kondisi ban dengan baik. "Cuaca hari ini cukup panas, untuk race dua akan lebih baik lagi," ujarnya.
Posisi ketiga berhasil diamankan oleh Irfan Aldiansyah dari Tim Honda, melengkapi podium di kelas National Sport 250cc. Persaingan di kelas ini memang dikenal sangat ketat. Setiap pembalap menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Advertisement
Head of Organizing Committee of Pride, Arief Syahban, menyoroti pentingnya kelas National Sport 250cc. "Kelas ini memang menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya di MRS ini. Karena loncatannya ke ARRC, ada jenjangnya yang lebih kelihatan," kata Arief. Ini menunjukkan bahwa kelas ini adalah batu loncatan penting.
Advertisement
Atmosfer Final Round dan Kelas yang Dipertandingkan
Meskipun beberapa pembalap unggul jauh dalam poin klasemen, perebutan posisi runner-up dan lainnya masih sangat terbuka. Hal ini membuat atmosfer final round Mandalika Racing Series semakin memanas. Setiap poin sangat berarti.
Fahmi Basam saat ini memimpin klasemen National Sport 250cc dengan 184 poin. Diikuti oleh Local Heroes Arai Agaska dengan 162 poin dan Candra H dengan 110 poin. Perolehan poin ini menunjukkan ketatnya persaingan di papan atas.
Ajang MRS 2025 mempertandingkan beberapa kelas kejuaraan nasional dan supporting class. Total starter mencapai 95 untuk kejuaraan nasional dan 36 untuk supporting class. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Advertisement
Berikut adalah daftar kelas yang dipertandingkan dalam ajang MRS 2025:
- National Sport 150cc: 22 starter
- National Sport 250cc: 32 starter
- National Sport 600cc: 8 starter
- Junior Sport 150cc: 33 starter
Selain itu, terdapat pula Supporting Class yang tak kalah menarik:
Advertisement
- Underbone 150 U-25 : 20 starter
- Superbike 1000 & Supersport 600 Community : 4 starter
- Sport 250 Community MRS & Community Pro : 12 starter
Keberadaan berbagai kelas ini memberikan kesempatan luas bagi pembalap dari berbagai kategori. Mereka dapat menunjukkan bakat dan kemampuan terbaiknya di sirkuit internasional. Mandalika menjadi panggung bagi talenta balap Indonesia.
Sumber: AntaraNews
Advertisement