Kebakaran hebat melanda 14 kios atau rumah toko (ruko) di komplek Pasar Seni Gabusan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Insiden ini terjadi pada Jumat (24/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB dan mengejutkan warga sekitar. Sembilan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang berkobar.
Peristiwa nahas ini berlokasi di Kelurahan Timbulharjo, tepatnya di tepi Jalan Parangtritis Bantul, menarik perhatian banyak pihak. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai angka Rp200 juta. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik yang terjadi di salah satu kios.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, PMI, dan Tagana bahu-membahu memadamkan api. Mereka berhasil menguasai situasi setelah mengerahkan empat unit truk pemadam kebakaran dan lima unit mobil pendukung lainnya. Saksi mata berperan penting dalam melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Kebakaran dan Upaya Pemadaman
Insiden Kebakaran Pasar Gabusan bermula pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB. Seorang saksi yang berada sekitar 30 meter dari lokasi mendengar suara letusan kecil dan genteng jatuh. Rasa penasaran mendorong saksi untuk mendekati sumber suara tersebut.
Setibanya di lokasi, saksi mendapati salah satu kios telah terbakar hebat. Dengan sigap, ia mencoba memadamkan meteran listrik dan berupaya memadamkan api bersama rekan-rekannya menggunakan alat seadanya. Upaya awal ini dilakukan sebelum bantuan dari pihak berwenang tiba di lokasi kejadian.
Saksi lain yang sedang berada di sekitar Pasar Seni Gabusan juga melihat adanya kepulan asap dan api. Mereka segera mendatangi sumber api dan menemukan kios-kios dalam kondisi terbakar. Kejadian ini segera dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Bantul untuk penanganan lebih lanjut.
Advertisement
Pj Kasihumas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa sembilan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan. "Petugas berhasil memadamkan api dengan menggunakan empat unit truk Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, satu unit mobil PMI dan empat unit mobil Tagana," kata Iptu Rita Hidayanto di Bantul, Sabtu. Petugas berhasil menguasai api dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Advertisement
Dampak dan Penyelidikan Awal
Kebakaran Pasar Gabusan ini melalap habis 14 kios atau ruko yang berukuran tiga kali dua meter. Kios-kios tersebut berlokasi strategis di tepi Jalan Parangtritis Bantul. Meskipun kerusakan cukup parah, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Namun, kerugian materiil akibat insiden kebakaran tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta. "Namun kerugian meteriil akibat kejadian kebakaran tersebut ditaksir kurang lebih sebesar Rp200 juta. Kalau dugaan penyebab kebakaran dimungkinkan adanya konsleting listrik," kata Iptu Rita. Angka ini mencakup kerusakan bangunan dan barang dagangan yang tidak terselamatkan.
Dugaan awal penyebab kebakaran adalah konsleting listrik, seperti yang disampaikan oleh Iptu Rita Hidayanto. Petugas kepolisian telah mengambil tindakan cepat dengan mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis polisi juga telah dipasang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Advertisement
Selain itu, kepolisian juga mencatat identitas saksi-saksi dan meminta keterangan dari mereka. Penyelidikan mendalam akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti Kebakaran Pasar Gabusan. Koordinasi dengan unsur terkait seperti Polsek Sewon, PMI Bantul, dan komunitas pedagang terus berjalan.
Sumber: AntaraNews