Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Kebijakan ini berfokus pada alokasi 80 persen dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) untuk pembangunan Masjid Giok Nagan Raya.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, yang melihat langkah ini sebagai strategi penting. Tujuannya adalah memperkuat pembangunan di bidang keagamaan di wilayah Nagan Raya.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menjelaskan bahwa alokasi besar ini ditujukan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Giok. Masjid ini ditargetkan rampung dalam empat tahun ke depan, termasuk pelapisan batu alam jenis Giok.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Legislatif untuk Pembangunan Keagamaan
Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan Pemkab Nagan Raya. "Kami mendukung kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan bidang keagamaan di daerah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini menjadi momentum baik untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan dunia usaha.
DPRK Nagan Raya memandang penting adanya koordinasi dan sinergi yang kuat agar pelaksanaan CSR lebih terarah dan tepat sasaran. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mohd Rizki Ramadhan berharap agar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program-program CSR dapat terus dilakukan. Upaya ini harus selaras dengan kebutuhan daerah dan visi pembangunan Kabupaten Nagan Raya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Target Ambisius Pembangunan Masjid Giok Nagan Raya
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memastikan bahwa 80 persen dana TJSLP/CSR akan difokuskan pada pembangunan Masjid Giok Nagan Raya. Bupati Teuku Raja Keumangan menjelaskan alasan di balik alokasi besar ini. "CSR Kabupaten Nagan Raya tahun 2025–2029 itu 80 persen kita kembangkan untuk pembangunan Masjid Giok. Mengapa harus diselesaikan, karena ini baru bagian dalamnya saja yang selesai,” kata Bupati Teuku Raja Keumangan.
Masjid Giok Nagan Raya saat ini baru menyelesaikan bagian dalamnya. Pemkab Nagan Raya menargetkan masjid tersebut rampung luar dalam dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Masjid ini nantinya akan dilapisi dengan batu alam jenis Giok yang menjadi ciri khasnya.
Sebagai informasi, total komitmen dana CSR/TJSLP dari 24 perusahaan di Nagan Raya sejak tahun 2021 hingga 2024 mencapai lebih dari Rp56 miliar, dengan realisasi lebih dari Rp53 miliar. Sementara itu, komitmen CSR/TJSLP tahun 2024 sendiri mencapai lebih dari Rp18,9 miliar, dengan realisasi lebih dari Rp17,9 miliar.
Advertisement
Adapun 20 persen sisa dana CSR akan diarahkan sesuai kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan pihak perusahaan. Alokasi ini akan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas lain yang telah disepakati bersama.
Sumber: AntaraNews