PSIM Yogyakarta berencana menggelar laga uji coba selama jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang bertepatan dengan agenda FIFA Match Day (FMD) bulan Oktober. Keputusan ini diumumkan oleh Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, sebagai bagian dari upaya menjaga performa dan memantau kondisi skuadnya.
Agenda uji coba ini menjadi langkah strategis bagi tim berjuluk Laskar Mataram untuk mempertahankan ritme permainan para pemain. Selain itu, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung perkembangan dan kemampuan setiap individu dalam tim, terutama mereka yang jarang mendapatkan menit bermain.
Van Gastel menjelaskan bahwa prioritas utama dalam pertandingan uji coba ini adalah memberikan kesempatan kepada pemain-pemain cadangan. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kemampuan mereka di lapangan dan memastikan seluruh anggota tim memiliki kesiapan yang merata.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Uji Coba di Jeda FIFA Match Day
Pelatih Jean-Paul van Gastel menegaskan bahwa laga uji coba sangat diperlukan oleh timnya untuk menjaga ritme permainan. Jeda kompetisi yang panjang dapat mempengaruhi konsistensi dan kekompakan tim, sehingga pertandingan persahabatan menjadi solusi efektif.
Fokus utama Van Gastel adalah memantau perkembangan skuad asuhannya, khususnya para pemain yang selama ini jarang diturunkan. Ia ingin memastikan bahwa semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
"Intinya, karena para pemain cadangan tidak banyak bermain, saya ingin melihat mereka bermain. Saya ingin bisa melihat lagi bagaimana performa mereka dan bagaimana perkembangan mereka," ungkap Van Gastel, dikutip dari laman resmi klub.
Advertisement
Melalui uji coba ini, diharapkan para pemain cadangan dapat mendapatkan menit bermain yang berharga. Ini juga menjadi ajang bagi staf pelatih untuk mengidentifikasi potensi dan area yang perlu ditingkatkan dari setiap individu pemain.
Advertisement
Strategi Pemulihan dan Kesiapan Fisik Tim
Sebelum melaksanakan agenda uji coba, Van Gastel memberikan waktu libur selama empat hari kepada tim asuhannya. Keputusan ini diambil karena pekan ke-8 Super League ditunda guna mendukung kiprah Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat.
Waktu libur yang diberikan kepada Ze Valente dan rekan-rekannya dianggap sebagai momen strategis untuk melakukan pemulihan fisik dan mental. Selain itu, jeda ini juga dimanfaatkan untuk evaluasi performa pemain secara menyeluruh setelah serangkaian pertandingan sebelumnya.
Aspek teknis dan fisik menjadi perhatian khusus bagi mantan pemain Feyenoord tersebut. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama uji tanding adalah untuk menyamakan menit bermain para penggawa, sehingga tidak ada kesenjangan performa antar pemain.
Advertisement
"Akhir pekan ini kami libur karena kompetisi ditunda. Sekarang kami libur akhir pekan. Jadi, tim libur empat hari, dan setelah akhir pekan kami mulai lagi," jelas Van Gastel. "Mereka juga membutuhkan latihan fisik, karena jika tidak banyak bermain, mereka butuh 90 menit yang sama untuk bermain agar bisa mengikuti ritme tim."
Sumber: AntaraNews