Dini Hari di LP Tulungagung: Petugas Gagalkan Penyelundupan Ponsel, Modus Pelemparan dari Luar Tembok Terungkap!

Petugas LP Tulungagung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ponsel yang dilempar dari luar tembok lapas saat dini hari. Bagaimana modus operandi ini terdeteksi?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dini Hari di LP Tulungagung: Petugas Gagalkan Penyelundupan Ponsel, Modus Pelemparan dari Luar Tembok Terungkap!
Petugas LP Tulungagung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ponsel yang dilempar dari luar tembok lapas saat dini hari. Bagaimana modus operandi ini terdeteksi? (AntaraNews)

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIB Tulungagung, Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan telepon seluler pada Rabu dini hari (1/10). Insiden ini terjadi saat sebuah benda mencurigakan dilempar dari luar tembok lapas, menandakan adanya percobaan ilegal.

Kejadian tersebut terungkap berkat kesiapsiagaan anggota Regu Pengamanan yang sedang berpatroli di area rawan. Penyelundupan ponsel ini menjadi bukti bahwa pengawasan ketat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Lapas Tulungagung, Dhonny Galeh Sulistyo, menegaskan komitmen pihaknya. Ia menyatakan bahwa pengawasan akan terus diperketat, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah insiden serupa terulang kembali.

Upaya penyelundupan ponsel ini berhasil digagalkan berkat kewaspadaan petugas lapas. Anggota Regu Pengamanan C bernama Bagas, yang sedang berpatroli, mendengar suara benda jatuh yang mencurigakan.

Suara tersebut terdengar sekitar pukul 04.35 WIB di area Blok B dan C. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Bagas menemukan sebuah bungkusan.

Bungkusan tersebut berbentuk persegi panjang dan dilapisi lakban berwarna cokelat. Benda mencurigakan itu ditemukan tepat di depan Blok B6.

Temuan ini segera dilaporkan kepada Kepala Regu Pengamanan dan diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP). Saat bungkusan diperiksa bersama, terungkap isinya adalah satu unit ponsel merek Redmi berwarna merah.

Barang bukti berupa ponsel tersebut langsung diamankan dan dilaporkan secara resmi kepada pimpinan lapas. Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan sigap dari petugasnya.

Ma’ruf Prasetyo Hadianto menekankan bahwa insiden penyelundupan ponsel ini menjadi pengingat penting. Hal ini mendorong perlunya peningkatan deteksi dini serta penguatan kerja sama yang lebih erat dengan aparat penegak hukum dan masyarakat sekitar lapas.

Menurutnya, modus pelemparan dari luar tembok bukanlah hal baru dalam upaya penyelundupan barang terlarang. Namun, berkat kesigapan petugas, kali ini upaya ilegal tersebut berhasil digagalkan secara tuntas.

“Lapas Tulungagung berkomitmen menjaga integritas dan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran, baik dari dalam maupun luar lingkungan lapas,” kata Ma’ruf. Pernyataan ini menegaskan tekad lapas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi