Berkemeja Biru Dongker, Penampakan Eko Patrio Muncul Perdana Usai Rumah Dijarah Bilang Tak Kabur

Eko mendatangi Polda Metro Jaya. Tujuannya untuk menemui pelaku penjarahan rumahnya yang telah diamankan polisi.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Berkemeja Biru Dongker, Penampakan Eko Patrio Muncul Perdana Usai Rumah Dijarah Bilang Tak Kabur
Berkemeja Biru Dongker, Penampakan Eko Patrio Muncul Perdana Usai Rumah Dijarah Bilang Tak Kabur (Merdeka.com)

Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio perdana muncul ke publik. Usai insiden penjarahan Rumah dan dinonaktifkannya sebagai Anggota DPR RI.

Eko mendatangi Polda Metro Jaya. Tujuannya untuk menemui pelaku penjarahan rumahnya yang telah diamankan polisi.

Pada kesempatan itu, Eko mengatakan tidak kabur ke luar negeri saat peristiwa penjarahan di rumahnya di Karang Asem, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Agustus lalu. Eko menegaskan, tetap berada di Jakarta.

"Boro-ngumpet di luar negeri. Rumah saja sekarang ngontrak di pinggiran Jakarta. Keluar negeri gimana ceritanya," kata Eko dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, dikutip pada Sabtu (13/9).

Dia mengungkapkan, alasan baru berani tampil, karena ada rasa tanggung jawab moral terhadap seorang pemuda bernama Rian.

Pemuda itu, kata Eko, berjasa menyelamatkan salah satu kucing kesayangannya di tengah kericuhan.

"Saya lihat Rian tanggung jawab saya. Ada orang yang sudah baik, tiba-tiba saya kok melepas gitu saja. Saya dapat support dari Fiona, tapi memang jujur, saya ke Polda hari ini tuh karena Rian, engga ada apa apa lagi, karena saya liat Rian ada niat baik ngurusin kucing saya," ujar dia.

Eko Patrio muncul ke publik
Eko Patrio muncul ke publik liputan6.com

Tak Kabur ke Luar Negeri

Saat kejadian, Eko mengatakan dirinya dan keluarga justru lebih sibuk mengevakuasi hewan peliharaan ketimbang harta benda. Massa merangsek, ia panik menggendong kucing, memindahkan ke pet shop, hingga menitipkan sebagian. Sayang, lima ekor kucing sempat lepas.

"Salah satunya yang di Rian tersebut. Jadi, kami itu semua concern ke kucing dan burungnya dan kadalnya Nayla. Kita fokusnya, pas kejadian kemarin, nggak ngurusin apa-apa. Jadi kita cuma ngurusin kucing-kucing itu, menyelamatkan," ucap dia.

Eko mengaku belum menaksir jumlah kerugian akibat penjarahan karena nyaris semua barang ludes. Pakaian, dokumen, hingga perabot rumah tangga ludes tak tersisa. Untuk sementara, ia dan keluarga menumpang kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta.

"Belum saya hitung berapa kerugiannya, tetapi semuanya habis dan ludes, tidak tersisa. Ya sementara saya masih ngontrak sekarang di suatu tempat di pinggiran Jakarta. Ya gitu lah, untuk rumah saya belum kepikiran, semoga ada rejeki saya mau benerin rumah saya," tandas dia.

Rekomendasi