Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menghadiri pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di gelar olek KSU Sumber Makmur, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. Dalam pengajian ini salah satu koperasi terbaik di Kabupaten Trenggalek itu menghadirkan KH. Anwar Zahid pendakwah kondang asal Kabupaten Bojonegoro untuk tauziah.
Bupati Trenggalek sempat meminta maaf kepada masyarakatnya bilamana dalam kepemimpinannya masih banyak kekurangan. Kepala daerah muda itu juga berjanji akan terus berupaya maksimal untuk melayani masyarakat dengan baik.
Selain itu, bupati muda ini juga menyinggung mengenai isu hangat yang menjadi pembahasan masyarakat saat ini. Kepada masyarakatnya, kepala daerah muda itu menyampaikan secara blak-blakan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) daerahnya dalam kurun satu tahun kisaran Rp22 miliar. Angka ini sangat jauh dari kebutuhan untuk memperbaiki kerusakan jalan.
"Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang kita terima sebesar Rp22 miliar. Sedangakan kondisi jalan kita karena kemarin terdampak bencana alam, saat ini membutuhkan anggaran sampai R300 miliar," ungkap Bupati Trenggalek menerangkan, Kamis malam (11/9).
Kondisi ini menjadikan Bupati Trenggalek meminta restu masyarakatnya untuk mencari jalan alternatif pembiayaan. Harapannya agar bisa melakukan perbaikan jalan segera sesuai harapan masyarakat.
"ketika nanti jalannya sudah baik kemudian yang melintas kendaraan-kendaraan berplat nomor luar Trenggalek, maka yang merasakan kebermanfaatan bukan warga Trenggalek," imbuhnya.
Advertisement
Pajak Kendaraan
Kenapa demikian, dijelaskan olehnya karena pajak kendaraan tersebut masuk ke daerah asal plat kendaraan. Menyampaikan kondisi ini, Mas Ipin berharap kepada warganya yang kendaraannya masih berplat luar Trenggalek untuk bisa dibalik nama plat nomor Trenggalek. Dengan begitu pajak kendaraanya tersebut bisa masuk ke Trenggalek dan digunakan untuk pembangunan daerah.
Dalam hal ini Pemkab Trenggalek telah mengambil kebijakan menggratiskan biaya balik nama kendaraan bermotor masuk Trenggalek. Biaya balik nama gratis ini berlaku sampai dengan akhir Bulan Desember nanti.
Selain itu juga ada undian berhadiah kendaraan bermotor bagi pemilik kendaraan motor yang melakukan mutasi kendaraannya masuk Trenggalek. Hadiah ini akan diundi pada perayaan malam pergantian tahun pada Desember nanti.
"Bayar pajak kendaraan bermotor bisa mendapatkan motor," pungkas Bupati Trenggalek dalam kegiatan ini.