Pemerintah Kabupaten Banggai dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menunjukkan sinergi luar biasa dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan di Luwuk, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan Tangga Candi Kurung di Pura Agung Padma Bhuana, sebuah langkah nyata dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan antarumat beragama.
Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memelihara kerukunan serta menyediakan sarana ibadah yang representatif. Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, secara langsung melakukan peletakan batu pertama, menandai dimulainya pembangunan yang diharapkan membawa manfaat besar bagi umat Hindu di wilayah tersebut.
Inisiatif ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga cerminan dari prinsip Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang dipegang teguh. Dengan dukungan finansial dari kedua belah pihak, pembangunan fasilitas keagamaan ini diharapkan segera terealisasi, meningkatkan kenyamanan beribadah dan menjadi simbol persatuan di Kabupaten Banggai.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah dalam Pembangunan Fasilitas Keagamaan
Pemerintah Kabupaten Banggai dan Kementerian Agama RI secara aktif bersinergi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan di Pura Agung Padma Bhuana Luwuk. Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membeda-bedakan antara satu agama dengan agama lainnya, sebuah prinsip yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
"Pemerintah tidak pernah membeda-bedakan antara agama satu dan agama yang lain, itulah kelebihan kita punya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika," ujar Bupati Amirudin Tamoreka di Banggai. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan inklusif bagi seluruh warga.
Pembangunan Tangga Candi Kurung ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat, sekaligus memastikan fasilitas ibadah yang layak dan memadai.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Finansial dan Inklusivitas Rumah Ibadah
Dukungan finansial menjadi salah satu pilar utama dalam percepatan pembangunan fasilitas keagamaan ini. Pemerintah Kabupaten Banggai telah mengalokasikan bantuan dana sebesar Rp350 juta untuk memperlancar pelaksanaan proyek di Pura Agung Padma Bhuana Luwuk.
Tidak hanya itu, Kementerian Agama RI, melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, turut berkontribusi dengan memberikan bantuan sebesar Rp100 juta. Bantuan ini merupakan bagian dari program "rumah ibadah sehat dan ramah disabilitas 2025", yang bertujuan mewujudkan fasilitas ibadah yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh seluruh kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Total bantuan dana yang terkumpul menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan ini. Dengan adanya dukungan finansial yang memadai, diharapkan pembangunan Tangga Candi Kurung dapat diselesaikan tepat waktu, memberikan manfaat maksimal bagi umat dan masyarakat luas.
Advertisement
Advertisement
Memperkuat Kerukunan dan Pusat Spiritual Umat
Pembangunan Tangga Candi Kurung di Pura Agung Padma Bhuana Luwuk tidak hanya menambah fasilitas fisik, tetapi juga mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Bupati Amirudin berharap fasilitas ini akan memperkuat fungsi pura sebagai pusat spiritual dan kebersamaan umat Hindu di Kabupaten Banggai.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, proyek ini diharapkan menjadi langkah maju dalam menghadirkan rumah ibadah yang lebih representatif, sehat, dan ramah bagi seluruh umat. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan umat dalam beribadah, sekaligus menjadi contoh nyata kerukunan dan persatuan.
Pembangunan ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat secara fisik, tetapi juga menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan seluruh umat beragama di Kabupaten Banggai.
Advertisement
Sumber: AntaraNews