Gelombang protes soal kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Pati sebesar 250 persen mendadak mereda setelah dinamika mengejutkan terjadi di tubuh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Koordinator AMPB, Ahmad Husein, yang sebelumnya menjadi motor aksi penolakan, tiba-tiba mengundurkan diri.
Lewat siaran langsung di akun TikTok @cybeer94, Husein menyatakan rencana aksi jilid II pada Senin (25/8) batal digelar.
“Mohon maaf batal kok, tanggal 25 saya tidak bisa jalan. Dan saya tetap mengundurkan diri, terima kasih teman-teman semuanya, kemarin sudah berjuang bareng,” ujarnya, Kamis (21/8).
Advertisement
Aspirasi Sudah Diterima
Husein berdalih, salah satu alasannya mundur adalah karena tuntutan masyarakat telah direspons, terutama soal rencana kenaikan PBB 250 persen yang dibatalkan.
Ia juga sempat menyerukan desakan pemakzulan Bupati Sudewo, namun menurutnya “aspirasinya sudah diterima.”
Namun, dalam siaran langsung yang sama, Husein menyinggung adanya faktor personal. Ia mengaku merasa dikhianati rekannya sendiri dalam perjuangan. Sayangnya ia tak membeberkan secara gamblang.
“Jenengan nggak tahu rasanya hati dikhianati teman. Padahal aku tulus mendukung terus,” ungkapnya.
Advertisement
Berakhir dengan Pose Damai
Drama internal ini kemudian bergulir ke arah yang tak terduga. Foto Husein bersama Bupati Pati Sudewo mendadak beredar luas.
Dalam potret itu, keduanya duduk berdampingan di atas sofa cokelat, tersenyum lebar, dan mengacungkan jempol seolah memberi isyarat perdamaian.
Momen tersebut sontak menepis rumor ketegangan antara penggerak aksi dengan pemerintah daerah.
Dari yang semula disebut menentang, Husein kini tampil akrab dengan orang nomor satu di Pati, memberi kesan bahwa konflik pajak yang sempat memanas mulai mereda.