Seekor anakan kucing kuwuk (prionailurus bengalensis) ditemukan warga di areal persawahan tidak jauh dari lahan terbakar. Satwa dilindungi itu kini dirawat di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu Palembang.
Kucing tersebut ditemukan seorang petani dekat rumahnya di area persawahan Desa Tanjung Pasir, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (26/9). Penemu sempat memelihara kucing tersebut selama dua hari. Kemudian warga melapor ke call center Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel.
Tim penyelamatan satwa menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya ditangani secara prosedur konservasi.
Advertisement
Kondisi Anak Kucing
Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto mengungkapkan, anakan kucing kuwuk tersebut diperkirakan baru berusia 2 bulan. Penanganan yang cepat dapat memberi harapan hidup bagi satwa dilindungi tersebut.
"Beberapa hari lalu kita terima serahan satu individu anakan kucing kuwuk yang ditemukan warga," kata Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto, Rabu (30/9).
Daniwari menjelaskan, kucing kuwuk ditemukan warga tak jauh dari lahan yang terbakar beberapa hari lalu. Kondisinya cukup mengkhawatirkan dan tersesat tanpa indukan.
"Kami apresiasi warga yang cepat melapor dan berinisiatif menyerahkan satwa ini. Kami pastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur konservasi," kata Daniwari.
Kucing kuwuk merupakan salah satu satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106 Yahun 2018. Kucing jenis ini adalah predator ukuran kecing yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama melalui kemampuannya menekan populasi hama tikus secara alami.