Harga beras di Kota Bandung masih belum menunjukkan penurunan signifikan sejak Juli 2025. Para pedagang mengaku bahwa harga beras, baik kualitas medium maupun premium, masih bertahan di level tinggi, bahkan stok pun mulai menipis.
Andri, salah satu pedagang beras di Pasar Kosambi, mengungkapkan bahwa harga beras medium saat ini berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, beras premium dijual antara Rp16.000 hingga Rp18.000 per kilogram.
"Kenaikan harga mulai dari Juli cuma tidak langsung, secara bertahap," ungkapnya saat dihubungi wartawan, Selasa (18/9).
Menurut Andri, selain harga yang belum turun, keterbatasan stok juga menjadi persoalan. Ia menyebut stok yang tersedia di gudangnya mencapai 4 ton, namun seluruh persediaan di kios (jongko) telah habis terjual. Padahal, menjelang musim hujan, permintaan biasanya meningkat dan harga cenderung naik.
"Di jongko kosong di gudang 4 ton harusnya nambah soalnya masuk musim hujan harga beras bakal naik," ujar dia.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa hingga kini Pasar Kosambi belum menerima distribusi beras dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Padahal, menurutnya, sejumlah pasar lain di Kota Bandung sudah mulai mendapatkan pengiriman.
"SPHP udah ada pendataan, tapi belum ada pengiriman di Kosambi. Di pasar pasar lain udah ada," katanya.
Advertisement
Pemerintah Klaim Distribusi SPHP Sudah Berjalan
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang, termasuk beras, di pasar-pasar tradisional.
"Yang jelas kita terus melakukan pengawasan. Di DKP itu barang dalam keadaan terbungkus, mau beras mau apa pun. Memang tugas kita sesuai dengan Undang-Undang Konsumen, kita melakukan pengawasan ke pasar," kata Budi, di sela jumpa pers di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (19/8).
Budi juga menyatakan bahwa proses distribusi beras SPHP kini sudah berjalan, dan situasi harga di pasar secara umum mulai menunjukkan tanda-tanda stabil.
"SPHP juga sudah mulai didistribusikan semua, harga-harga sudah mulai terkendali. Di retail-retail sudah banyak beras-beras," katanya.