Bisa Pesan Parkir Duluan, 244 Ruas Jalan di DKI Bakal Terapkan JakParkir

Adapun JakParkir adalah solusi aplikasi reservasi untuk parkir di tepi jalan (on street parking) secara digital di wilayah DKI Jakarta.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Bisa Pesan Parkir Duluan, 244 Ruas Jalan di DKI Bakal Terapkan JakParkir
Bisa Pesan Parkir Duluan, 244 Ruas Jalan di DKI Bakal Terapkan JakParkir (Merdeka.com)

Sistem parkir digital lewat aplikasi JakParkir bakal diterapkan. Targetnya, 244 ruas jalan di DKI Jakarta bisa terimplementasi penuh di tahun 2027.

Adapun JakParkir adalah solusi aplikasi reservasi untuk parkir di tepi jalan (on street parking) secara digital di wilayah DKI Jakarta. Pemilik kendaraan dapat memesan slot parkir sebelum kedatangan, melihat ruang parkir yang kosong, dan melakukan pembayaran tanpa uang tunai atau melalui metode pembayaran QRIS melalui aplikasi.

Sedangkan aplikasi JakParkir telah diuji coba Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sejak 2021 di tiga ruas jalan, yakni Jalan Mangga Besar (Jakarta Barat), Jalan Denpasar (Jakarta Selatan), dan Boulevard Raya Kelapa Gading (Jakarta Utara).

Saat ini hingga Juli 2025, tercatat JakParkir telah diluncurkan dan sudah diterapkan di 10 ruas jalan di wilayah Jakarta.

"Saat ini kita sudah implementasikan di 10 ruas jalan di Jakarta. Dan tentu secara bertahap untuk 244 ruas jalan yang dilakukan parkir on street itu akan diterapkan," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Rabu (30/7).

Dilengkapi Booking Parkir

Syafrin menjelaskan, dalam grand design-nya, JakParkir juga akan dilengkapi dengan fitur booking parkir. Pengguna bakal dapat memesan slot parkir secara dalam jaringan (daring).

"Jadi booking parkir nantinya misalnya saya mau ke Jalan Sabang. Selama ini kan kita hanya mengira-ngira di sana ada slot parkir tidak. Nah itu bisa dilakukan melalui aplikasi cek parkir nanti. Ini masih dalam pengembangan," ungkap Syafrin.

Petugas yang ada di lokasi parkir on street akan langsung menerima notifikasi. Slot yang masih kosong, secara otomatis akan termonitor.

"Tetapi memang pola ini adalah begitu dia yang bersangkutan booking maka dalam sekian menit ke depan itu sudah dihitung mulai argonya jalan, bahwa itu sudah dihitung digunakan," ucapnya.

Penerapan parkir digital diharapkan pengendara bisa lebih tertib saat hendak parkir kendaraannya di tepi jalan. Selain itu, adanya parkir digital juga dimaksudkan untuk meminimalisir upaya parkir liar.

Rekomendasi