14 Warga Pingsan usai Berdesakan Ambil Makanan Gratis di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Berikut Daftarnya

Sebanyak 14 orang pingsan dalam insiden desak-desakan di acara pernikahan Maula Akbar anak Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
14 Warga Pingsan usai Berdesakan Ambil Makanan Gratis di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Berikut Daftarnya
Lokasi Pernikahan Anak Dedi Mulyadi Ricuh (ANTARA/Feri Purnama)

Polda Jawa Barat mengungkapkan sebanyak 14 orang pingsan dalam insiden desak-desakan di acara pernikahan Maula Akbar anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina. Korban diduga terlibat hendak masuk ke area Pendopo Pemkab Garut buat mengambil makanan gratis.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan korban meninggal dunia dan pingsan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet dan Rumah Sakit Guntur.

"14 orang mengalami pingsan dan harus mendapat perawatan medis, sementara tiga orang dilaporkan meninggal dunia," ucap dia melalui keterangan resmi yang diterima, Jumat (17/7).

Salah satu korban merupakan personel dari Polres Garut, yakni Bripka Cecep Saeful Bahri. Sebelum meninggal, Bripka Cecep tengah membantu pengamanan, dan mengangkat orang yang pingsan akibat berdesakan.

"Dan kemudian setelah acara berjalan lancar, baik, tidak ada kerumunan, yang bersangkutan kemudian duduk istirahat karena kelelahan, kemudian yang bersangkutan pingsan setelah itu meninggal dunia. Dan itu dipastikan di lokasi dan oleh ambulans ke rumah sakit," ucapnya.

Daftar Korban Meninggal dan Pingsan

Tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia adalah:

1. Vania – Sindangheula, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota

2. Dewi Jubaedah – Jl. Lontar II, Koja, Jakarta Utara

3. BRIPKA Cecep Syaeful Bahri, S.H – Anggota Polsek Karangpawitan, Polres Garut, yang menghembuskan napas terakhir di RS Guntur Garut.

Daftar warga yang mengalami pingsan dan dirawat di rumah sakit sebagai berikut:

1. Nenih (Sukatani, Cisurupan)

2. Iyah (49) – Panunggaran, Sukabakti

3. Iis Ismayati (48) – Kemuning Pramuka, Pakuwon

4. Siti Hasanah (65) – Bojong Salam

5. Tasya Aulia (16) – Cipanas, Tarogong Kaler

6. Onyas (45) – Cijungkung, Siliwangi

7. Safira (14) – Ciwalen, Garut Kota

8. Sipa Fauziah (17) – Cilawu, Genteng

9. Yati Haryati (56) – Gunung Puntang

10. Mimi (56) – Sukapadang, Tarogong Kidul

11. Aris Krisdina (48) – Bojongloa Kaler, Bandung

12. Iyan (33) – Pataruman, Tarogong Kidul

13. Zahra Novania (14) – Bayongbong

14. Sutisna (66) – Bandung

Rekomendasi