Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Habiburokhman memastikan penyadapan oleh penegak hukum tidak diatur dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru. Dia memastikan penyadapan akan dibahas dalam undang-undang khusus.
"Ya Allah, Astagfirullah. Tidak ada pengaturan soal penyadapan di KUHAP baru," kata Habiburokhman dalam konferensi pers di ruang Komisi III DPR, Jakarta pada Jumat (11/7).
Politikus Partai Gerindra juga memastikan dalam RUU KUHAP akan menggelar uji publik dan menggandeng partisipasi masyarakat ketika membahas undang-undang terkait penyadapan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8548299/original/043359600_1782490945-1752306160508-9408v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387602/original/040268100_1793519059-IMG_20261101_135435.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387582/original/087745300_1793516708-697a03cd3d563.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387562/original/009900900_1793515391-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_13.39.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387539/original/034010500_1793513667-IMG-20261101-WA0032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4038592/original/061469600_1653982615-ilustrasi_korupsi.jpg)