Istana Komentari soal Kasus Ijazah Jokowi di Bareskrim Polri

pemerintah saat ini hanya fokus untuk bekerja dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Istana Komentari soal Kasus Ijazah Jokowi di Bareskrim Polri
Bareskrim perlihatkan ijazah Jokowi. (©Merdeka.com/Rahmat Baihaqi)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi, soal Bareskrim Polri yang menyatakan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) otentik dan identik.

Prasetyo Hadi mengklaim, pemerintah menghormati putusan tersebut. Sebab, hal itu merupakan proses hukum.

"Ya kalau respons dari Istana tentunya kita menghormati ya karena itu proses hukum. Sudah disampaikan oleh Bareskrim hasilnya ya tentu kita menghormati," kata Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/5).

Lebih lanjut, dia menegaskan, pemerintah saat ini hanya fokus untuk bekerja dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

Prasetyo menyebut, pemerintah akan mengurangi hal-hal yang tidak berdampak bagi masyarakat.

"Karena kalau bagi kami ya tentunya kita itu lebih fokus ke bekerja. Mari kita semua ini benar-benar fokus untuk menjalankan tugas kita. Bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat. Kita kurangi hal-hal yang kurang produktif, kurang berdampak," ujar dia.

"Mungkin semangatnya sekarang kita mau membangun bangsa dan negara kita dengan menjalankan program-program yang memang kita yakini itu akan memberikan dampak signifikan kepada masyarakat," sambungnya.

Sehingga, apapun keputusan aparat penegak hukum dalam kasus ijazah Jokowi, pemerintah akan menghormati. Sebab, fokus pemerintah tidak dalam konteks tersebut.

"Jadi kalau berkenaan dengan masalah hasil keputusan Bareskrim ya kita menghormati. Karena kita konsentrasinya bukan di situ," imbuh Prasetyo Hadi.

Rekomendasi