FOTO: Perjuangan Pelaku UMKM Pertahankan Usaha di Tengah Banjir Produk Impor

Banjirnya produk impor yang dijual dengan harga murah menyebabkan produk lokal semakin terpinggirkan dalam persaingan di pasar.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Perjuangan Pelaku UMKM Pertahankan Usaha di Tengah Banjir Produk Impor
Perajin menyelesaikan pembuatan tas di ruang kerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembuatan tas kulit Biyantie di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2024). (Liputan6.com/ (© 2024 Liputan6.com)
Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Perajin menyelesaikan pembuatan tas di ruang kerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembuatan tas kulit Biyantie di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Seorang perajin sedang menyelesaikan pembuatan tas pada rumah produksi Biyantie, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 9 November 2024. Banjirnya produk impor menyebabkan produk lokal semakin terpinggirkan dalam persaingan di pasar. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Membanjirnya produk impor murah membuat produk dalam negeri semakin tersisih dari persaingan pasar. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Salah satu UMKM yang turut terdampak gempuran produk impor adalah Biyantie, yang memproduksi tas dari kulit. Aan, pemilik Biyantie, mengungkapkan bahwa usaha yang dibangun sejak 2011 ini semakin sulit untuk berkembang saat tas-tas impor kian marak di pasaran. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Segenap upaya mesti dilakukan pelaku usaha agar produk mereka tetap dapat mencuri perhatian pasar. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Menurut Aan, tas-tas impor itu dijual dengan harga sangat murah sehingga membuat produk lokal tersisihkan di mata konsumen. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Selain imbas banjirnya produk impor, perkembangan UMKM di Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Segenap upaya mesti dilakukan pelaku UMKM agar produk mereka tetap mencuri perhatian konsumen. Selain terdampak banjirnya produk impor, perkembangan UMKM di Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan lain. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Minimnya akses terhadap teknologi, literasi digital, legalitas sampai permasalahan pembiayaan menjadi sederet tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Keterbatasan akses terhadap teknologi, rendahnya literasi digital, masalah legalitas, serta kesulitan dalam mendapatkan pembiayaan menjadi tantangan bagi para pelaku UMKM. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Saat ini, UMKM di Indonesia sedang dalam tren yang positif dengan jumlahnya yang terus bertambah setiap tahunnya. Tren positif ini berdampak baik bagi perekonomian Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Sejumlah perajin tengah menyelesaikan pembuatan tas pada rumah produksi Biyantie, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 9 November 2024. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Diantaranya produk yang kurang berkualitas, tidak terstandar atau kontinuitas yang kurang terjamin. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Perajin tengah menyelesaikan pembuatan tas pada rumah produksi Biyantie, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 9 November 2024. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Perjuangan Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Derasnya Produk Impor
Faktor inilah yang ikut memengaruhi pertumbuhan UMKM. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Sejumlah perajin tengah menyelesaikan pembuatan tas pada rumah produksi Biyantie, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 9 November 2024. Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar

Rekomendasi