Begini Proses Evakuasi Korban Pesawat SAM Air yang Jatuh di Papua

Tim SAR Gabungan diterjunkan ke lokasi titik jatuhnya pesawat SAM Air. Tim menggunakan Heli Carcala milik TNI AU menuju Bukit sebelah Gunung Mabualem, Distrik Welarek, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Selanjutnya, tim akan berjalan kaki menuju lokasi pesawat.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Begini Proses Evakuasi Korban Pesawat SAM Air yang Jatuh di Papua
Tim SAR Gabungan Pencarian Korban Pesawat SAM Air. ©2023 Merdeka.com

Tim SAR Gabungan diterjunkan ke lokasi titik jatuhnya pesawat SAM Air. Tim menggunakan Heli Carcala milik TNI AU menuju Bukit sebelah Gunung Mabualem, Distrik Welarek, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Selanjutnya, tim akan berjalan kaki menuju lokasi pesawat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Benny Ady Prabowo mengatakan, jika korban sudah berhasil dievakuasi, selanjutnya akan dibawa ke Bandara Elelim Yalimo untuk transit dan akan diterbangkan ke Jayapura.

"Para korban nantinya akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi oleh Tim DVI Polda Papua," ucap Kabid Humas, Minggu (25/06)

Tim evakuasi berjumlah 14 orang. Tim gabungan tersebut telah melakukan persiapan kelengkapan personel guna Safety dan akan melakukan repling di titik jatuhnya pesawat.

"Tim telah menuju ke lokasi jatuhnya pesawat di Kabupaten Yalimo pukul 09.54 Wit dengan menggunakan Heli Karacal milik TNI AU,” ungkap Kabid Humas.

Tim SAR Gabungan akan kembali melakukan proses evakuasi korban pesawat SAM Air yang terjatuh di Gunung Mabualem, Distrik Welarek, Yahukimo, Papua Pegunungan pada Senin (26/6).

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi mengatakan keputusan menunda evakuasi. Karena, upaya pencarian yang dilakukan sekitar 16.30 WIT turun ke lokasi sejauh 200-an meter belum membuahkan hasil.

"Bahwa tim telah mencoba turun sejauh 200-an m dengan sistem rapeling. Namun belum menemukan titik pesawat," kata Henri dalam keteranganya, Minggu (25/6).

Karena has tersebut, kata Henri, petugas Tim SAR Gabungan memutuskan untuk kembali puncak gunung guna beristirahat dan pemulihan stamina. Karena proses pencarian akan dicoba dilakukan esok harinya.

"Selanjutnya pelaksanaan Ops evakuasi akan dilanjutkan pada besok Senin, 26 Juni 2023," ujarnya.

Polda Papua juga telah mengirimkan 2 tim SAR Brimob untuk membantu evakuasi korban. Hari ini memasuki hari kedua dimana kemarin Sabtu (24/06) tim yang melakukan evakuasi terkendala cuaca buruk sehingga hari ini evakuasi dilanjutkan kembali.

Perlu diketahui, Pesawat Sam Air take off dari Bandara Elelim dengan tujuan di Distrik Piok. Sekitar pukul 12.20 Wit, pesawat dinyatakan hilang kontak.

Heli dari Bandara Wamena diberangkatkan untuk mengecek dan ditemukan puing pesawat sekitar 12 Kilometer arah timur Bandara Elelim Kabupaten Yalimo.

Pesawat membawa 4 penumpang sesusai manifest yakni Bartolomeus (34), Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17), Kilimputni (20) dan 2 crew pesawat yakni Pilot Hari Permadi dan Co Pilot Levi Murib.

Rekomendasi