Aksi Cabul Seorang Guru di Malang Terbongkar, Tiga Anak Perempuan Jadi Korban

Seorang guru mengaji di Kota Malang, DS (38) diduga melakukan tindak pencabulan terhadap para muridnya. DS diamankan kepolisian dari rumahnya di Kawasan Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Aksi Cabul Seorang Guru di Malang Terbongkar, Tiga Anak Perempuan Jadi Korban
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Seorang guru mengaji di Kota Malang, DS (38) diduga melakukan tindak pencabulan terhadap para muridnya. DS diamankan kepolisian dari rumahnya di Kawasan Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Video yang beredar menunjukkan beberapa warga geram atas tindakan pelaku. DS nyaris menjadi bulan-bulan warga saat diamankan dari rumahnya. DS tampak mendapat pukulan dari warga, sebelum kemudian dimasukkan ke mobil patroli.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, kasus pencabulan tersebut terungkap bermula dari seorang santri yang tidak mau berangkat mengaji. Bocah tersebut diduga trauma atas tindakan pencabulan yang dilakukan DS.

"Alasannya tidak mau berangkat karena telah dicabuli itu. Setelah itu, orang tuanya melapor ke RT dan RW. Kemudian diteruskan ke kami," kata Bayu, Kamis (22/6).

Polisi melakukan penjemputan terhadap DS pada Senin (19/6) malam. Video polisi mengamankan pelaku tersebut sempat beredar di media sosial.

Sementara itu, tiga bocah perempuan mengaku telah menjadi korban pencabulan DS. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.

"Saat ini kasusnya sudah dalam proses penyidikan. Tersangka sudah kami tahan. Sementara, korban yang telah melapor tiga orang," tegasnya.

Anak yang menjadi korban, ditegaskan Bayu, adalah santri mengaji perempuan.

Rekomendasi