Satu Mobil, Ibu Kandung Sopir Avanza Lindas Pemotor di Cakung Diperiksa Polisi

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Doni Hermawan mengatakan sejauh ini telah ada tiga saksi yang diperiksa, salah satunya ibu kandung OS yang ada di dalam mobil saat insiden tabrakan berlangsung.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Satu Mobil, Ibu Kandung Sopir Avanza Lindas Pemotor di Cakung Diperiksa Polisi
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Doni Hermawan. ©2023 Merdeka.com

Polda Metro Jaya telah mengambil alih kasus tewasnya Moses Bagus Prakoso (33) yang dilindas oleh pengemudi Avanza inisial OS (26), di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Dengan menggali sejumlah saksi guna memastikan adanya unsur dugaan pembunuhan dibalik kasus kecelakaan.

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Doni Hermawan mengatakan sejauh ini telah ada tiga saksi yang diperiksa, salah satunya ibu kandung OS yang ada di dalam mobil saat insiden tabrakan berlangsung.

"Kita jadikan saksi, ibu Tersangka yang ada di dalam mobil kita jadikan saksi untuk kita mintai keterangan," kata Doni kepada wartawan Jumat (17/6).

Sementara, Doni mengatakan Ibu dari OS yang ada di dalam mobil saat kecelakaan juga harus bertanggung jawab sebagai saksi. Karena perannya yang seharusnya mengetahui kronologi kecelakaan secara detail.

"Sebagai saksi sudah. Dari penyidik menyampaikan sudah untuk dimintai keterangan. Makanya kita perlu keterangan-keterangan tambahan. Mungkin kalau ada yg di sekitar lokasi, melihat saat perselisihan bisa menjadi keterangan-keterangan tambahan. Makanya kita coba dalami lagi, apakah ada penambahan saksi," katanya.

Sedangkan untuk saksi lainnya, Doni mengatakan jika penyidik sebelumnya juga telah memeriksa dua sopir ambulans yang membawa korban ke rumah sakit. Dengan masih mencari saksi-saksi lain yang ada di tempat kejadian perkara (TKP)

"Saksi ini baru sementara dari sopir ambulans 2, kemudian dari saksi dalam mobil, ibu Tersangka. Kemudian kita juga masih dalami ada dari saksi penyapu jalan ya yang juga sempat membantu korban. Ini sedang kita mintakan identitasnya," ujarnya.

Jangan Kabur Saat Terlibat Kecelakaan

Dari kasus ini, Doni turut mengingatkan kepada para pengendara harus bertanggungjawab apabila terlibat kecelakaan di jalan raya. Bahkan, bagi pengendara lain diimbau untuk melakukan pertolongan terhadap korban kecelakaan.

"Kalau kita bicara masalah kecelakaan kalau dia sebagai yang terlibat. Sesaat, jangankan terlibat, melihat kecelakaan aja ada kewajiban menolong berhenti untuk menolong dan sebagainya. Apalagi ini terlibat langsung makanya ada kewajiban untuk, seseorang yang berhenti untuk menolong dan sebagainya," kata Doni.

Doni lantas menyoroti tindakan OS yang diduga tidak memiliki itikad baik usai kecelakaan. Sebab, yang bersangkutan malah melarikan diri ke Bogor hingga akhirnya petugas berhasil menangkap sebagai pelaku tabrak lari.

"Tidak melarikan diri dalam waktu yang cukup lama seperti ini gitu. Kan kita bisa kategorikan sebagai tabrak lari itu ya kategorisasinya seperti itu. Jadi ya tidak bertanggung jawab sesaat setelah kejadian," ujarnya.

"Ini kan tersangkanya. Ya kalau punya itikad baik, sesaat dia melakukan dia harusnya melapor pada petugas bahwa terlibat kecelakaan," tambah dia.

Detik-Detik Kecelakaan

Sebelumnya, viral sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik pemotor ditabrak Avanza silver. Kecelakaan membuat pemotor terlempar dari motornya dan terlindas mobil yang menyenggol.

Peristiwa bikin deg-degan itu diunggah akun Instagram @kameraperistiwa. Tampak sebelum kecelakaan terjadi, kedua kendaraan sepertinya berkejar-kejaran.

Pemotor melaju kencang dan menyalip Avanza silver dari sebelah kanan. Nahasnya, bertabrakan dengan mobil yang ingin disalipnya.

Meski sadar korban terjatuh, pengemudi mobil tetap memacu kendaraannya. Terlihat jelas juga dalam rekaman itu, mobil melindas tubuh pemotor yang sudah terjatuh ke aspal.

Rekomendasi