Airlangga, Yasonna dan Cak Imin Berbela Sungkawa Atas Kepergian Bambang Sukmonohadi

Sosok Bambang juga mendapat tempat tersendiri di hati Juru Bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya. Di matanya, sosok Bambang sangat baik dan perhatian. Dirinya cukup sering berkomunikasi dengan Bambang.

Muhammad Genantan Saputra
Airlangga, Yasonna dan Cak Imin Berbela Sungkawa Atas Kepergian Bambang Sukmonohadi
Suasa pemakaman ayah mertua Puan Maharani. ©2023 Merdeka.com

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto berbela sungkawa atas wafatnya Bambang Sukmonohadi yang merupakan mertua dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Dirinya mengenang sosok Bambang yang memiliki kontribusi besar bagi masyarakat dan negara.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun, ikut berduka cita atas wafatnya bapak Bambang Sukmonohadi. Saya kenal beliau sangat lama, saya liat beliau orang baik. Kontribusi beliau besar sekali bagi masyarakat dan negara ini. Sangat mempunyai pengaruh dan sangat rendah hati," ucap Airlangga saat ditemui di Rumah duka Jalan Sungai Sambas no.117, Jakarta Selatan, Sabtu (3/6).

Ucapan duka juga disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Politisi PDIP ini turut berbela sungkawa.

"Semoga khusnul khotimah dari segala dosa diampunkan, keluarga diberi ketabahan," ungkapnya.

"Mas Happy (suami Puan), Mba Puan, beliau masih sangat sedih. Kita doakan agar keluarga diberikan kesehatan," kata Yasonna.

Sementara itu, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ikut berduka atas kepergian Bambang Sukmonohadi. Dia mendoakan agar keluarga diberi ketabahan.

"Saya sangat berduka dan berduka, semoga almarhum ayahanda dari Mas Happy, diampunkan dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, husnul khotimah dan diterima di surganya. Saya dan teman-teman Mas Happy dan Mbak Puan, sangat berduka dan mengerti duka yang dialami oleh Mas Happy dan Mba Puan," tutur Cak Imin.

Sosok Bambang juga mendapat tempat tersendiri di hati Juru Bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya. Di matanya, sosok Bambang sangat baik dan perhatian. Dirinya cukup sering berkomunikasi dengan Bambang.

"Jadi selama saya di New Zealand hampir 5 tahun, itu kadang dia kirim pesan, itulah cara almarhum bergaul," sambungnya.

Mantan Dubes Selandia Baru ini sudah mengenal Bambang lebih dari 30 tahun. Kekerabatannya dengan Bambang sudah terbina lama.

"Kemudian saya juga tau beliau mertua dari sahabat saya Ibu Puan. Semakin dekat lah kita tentu saya sebagai teman dekat pasti merasa kehilangan," ucapnya.

Tantowi mengungkapkan, dua pekan lalu ia sudah mengatur waktu untuk ketemu Bambang di Sentul, Bogor. Namun, pertemuan itu batal karena Bambang mengabari sedang tidak enak badan.

"Saya monitor terus, dan engak ada apa apa. Semalam dapat berita bahwa beliau sudah berpulang, jadi dari atas nama saya pribadi mewakili keluarga mengucapkan selamat jalan Mas Bambang," ucap Tantowi.

Rekomendasi