Tim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kedeputian Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terjun langsung ke Provinsi Lampung. Tim lembaga antirasuah mengecek langsung harta kekayaan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana.
"Kemarin tim sudah berangkat ke sana. Sekalian kumpulin informasi dari lapangan," ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dalam keterangannya, Jumat (19/5).
Pahala mengatakan, nantinya setelah mengecek langsung kekayaan Reihana, pihaknya baru akan menjadwalkan pemeriksaan ulang Reihana di markas antirasuah. Pemeriksaan rencananya akan dilakukan pekan depan.
"Minggu depan (pemeriksaan Reihana) pastinya, kan tim baru ke Lampung. Jadi kita lihat dulu hasil di Lampungnya, baru undang lagi beliau ya," kata Pahala.
Advertisement
Sebelumnya, Kadinkes Lampung Reihana pernah menjalani pemeriksaan hartanya oleh tim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat keluar dari markas antirasuah, Reihana irit bicara dan meminta awak media bertanya kepada tim pemeriksa LHKPN.
"Silakan ditanya ke KPK. Diklarifikasi saja, ya," ujar Reihana di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2023).
Reihana mengabaikan seluruh pertanyaan awak media termasuk soal dirinya yang mejabat Kadinkes Lampung selama 14 tahun. Dia juga tak menjelaskan saat dicecar dugaan dirinya menyembunyikan harta kekayaannya.
"Saya mau jalan, ya. Tolong ya, saya kasih jalan, ya. Sudah sudah, sudah ya. Nanti tanyakan ke KPK," kata dia.
KPK bakal menelusuri rekening keluarga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana. Penelusuran dilakukan lantaran KPK menganggap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Reihana tak wajar.
"KPK lagi tunggu data perbankan dan lain-lain, jadi masih direview dulu data-datanya sebelum diputuskan akan diklarifikasi," ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dalam keterangannya, Jumat (21/4/2023).
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com