Tak Lapor Pembunuhan Bos Air Isi Ulang di Semarang, Penjual Angkringan Jadi Tersangka

Polisi menetapkan penjual angkringan berinisial I (17) sebagai tersangka terkait kasus pembunuhan Irwan Hutagalung (53) bos air galon yang dimutilasi dan dicor semen di Semarang. Dia disangka mengetahui tindak pidana itu namun tidak melaporkannya ke pihak berwajib.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tak Lapor Pembunuhan Bos Air Isi Ulang di Semarang, Penjual Angkringan Jadi Tersangka
Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Polisi menetapkan penjual angkringan berinisial I (17) sebagai tersangka terkait kasus pembunuhan Irwan Hutagalung (53) bos air galon yang dimutilasi dan dicor semen di Semarang. Dia disangka mengetahui tindak pidana itu namun tidak melaporkannya ke pihak berwajib.

"Dia sudah kami tetapkan tersangka karena mengetahui perbuatan pidana tapi tidak melapor. Tapi jadi saksi kasus 340 pembunuhan berencana yang dilakukan Husen," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar di Kabupaten Semarang, Selasa (16/5).

Meski sudah ditetapkan tersangka, polisi belum melakukan penahanan. Sebab, ancaman hukuman yang didapat I di bawah 5 tahun penjara.

"Tidak ditahan, hanya wajib lapor. Karena satu kasus dapat ditahan bila tersangka terancam hukuman 5 tahun ke atas. Jadi di bawah 5 tahun tidak ditahan," ungkapnya.

Ditanya soal kejiwaan Husen, Irwan menengarai pria itu tidak menunjukkan gangguan jiwa. "Seseorang yang begitu runut merencanakan pembunuhan, memutilasi, mengambil pasir dan semen, rangkaian itu tidak menunjukkan gangguan kejiwaan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaku yang diketahui bernama Muhammad Husen, karyawan tempat isi ulang air minum itu, mengaku berfoya-foya setelah melakukan perbuatan sadis tersebut. Ia bahkan mengajak penjaja angkringan yang ada di sebelah lokasi kejadian untuk bersenang-senang, berpesta minuman keras (miras).

"Setelah mengecor mayat korban, saya kemudian mengajak I, pedagang angkringan untuk happy-happy bersenang-senang," ujarnya.

Ia mengaku tidak memiliki alasan khusus mengajak I bersenang-senang. Husen mengaku I dipilih sebagai teman karena saat itu hanya ada penjual angkringan.

Rekomendasi