Korlantas Polri: Puncak Arus Mudik 20-21 April

Namun demikian, diperkirakan pada 18 April 2023 sudah ada masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik. Karena itulah, Operasi Ketupat mulai digelar 17 April 2023 mendatang.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Korlantas Polri: Puncak Arus Mudik 20-21 April
Arus Mudik Cikampek. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat tajam setelah tiga tahun sebelumnya dalam kecemasan akibat pandemi Covid-19. Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 20-21 April 2023 mendatang.

"Diperkirakan satu puncak arus mudik dan dua puncak arus balik," kata Firman di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (5/4).

Namun demikian, diperkirakan pada 18 April 2023 sudah ada masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik. Karena itulah, Operasi Ketupat mulai digelar 17 April 2023 mendatang.

"Sehingga, kami akan segera menugaskan beberapa perwira pengawas dan jajaran karena bergelar di seluruh jalan tol itu sudah mulai pasca gelar pasukan pada tanggal 17," kata Firman.

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) bersama Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan. Hal ini terkait dengan pengawalan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hadir juga perwakilan Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Lampung serta Polda Banten.

Operasi Ketupat

Polri akan menggelar Operasi Ketupat pada arus mudik dan balik lebaran. Kegiatan yang digelar bersama TNI, kementerian dan lembaga terkait ini nantinya akan berlangsung pada 17 April - 1 Mei 2023.

"Insya Allah untuk operasi ketupat akan digelar mulai dari tanggal 17 sampai dengan tanggal 1, dan diperkirakan nanti untuk menjadi puncak mudik tanggal 19 sampai tanggal 21," kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan, Rabu (5/4).

"Dan ada 2 kali perkiraan mudik, karena cuti dimajukan. Dan nanti untuk menjelang lebaran juga untuk puncak mudik yang kedua. Dan untuk puncak baliknya juga sudah dipersiapkan untuk baliknya," sambungnya.

Selain itu, terkait dengan infrastruktur jalan disebutnya sudah dipersiapkan untuk para pemudik. Seperti dengan memaksimalkan jalan tol, Jalur Pantura, Tengah hingga Selatan.

"Untuk pos-pos yang terkait lainnya, baik itu untuk rest area, kemudian kebutuhan BBM, ataupun sarana-sarana penunjang lainnya juga sedang dalam pemeriksaan dan pengecekan, supaya tidak ada kendala ketika masyarakat nantinya akan mudik dan balik," ungkapnya.

"Berikutnya gedung penyeberangan yang ada di Bakauheni, maupun yang lainnya juga sudah dipersiapkan. Sehingga, tidak akan ada lagi penumpukan-penumpukan seperti tahun lalu," sambungnya.

Ia menegaskan, untuk penyeberangan di Bakauheni tidak lagi menerima tiket secara langsung. Karena, sudah beralih dengan pelayanan secara online.

"Dan dipersiapkan rest area-rest area untuk bisa menjadi buffer zone, buffer zone dalam rangka kesiapan penyeberangan nantinya supaya lancar dan tidak ada kendala," tegasnya.

"Mudah-mudahan ini semua bisa memberikan mudik lebaran yang nyaman dan berkesan bagi masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi