Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat Jusuf Kalla, menyoroti penolakan terhadap Timnas U-20 Israel yang akan berlaga pada Piala Dunia di Indonesia.
Menurut JK, Indonesia seharusnya menyambut kehadiran Timnas U-20 Israel. Melalui keputusan ini, Indonesia bisa membantu perdamaian Israel dan Palestina.
JK beralasan, sudut pandangannya ini diyakini oleh beberapa negara Arab di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar yang mulai berhubungan baik dengan Israel. Sebab selama ini yang punya hubungan diplomatik dengan Israel hanya Mesir, Jordan dan Turki.
"Bagi Indonesia jika ingin berperan aktif dalam menegakkan perdamaian di Timur Tengah, khususnya memperjuangkan kepentingan bangsa Palestina, maka Piala Dunia U 20 dapat dijadikan momentum untuk mengenal kedua belah pihak khususnya Israel," kata JK dikutip dari siaran tertulis, Selasa (28/3).
JK yakin, dengan keikutsertaan Isreal dalam ajang Piala Dunia U20 justru dapat membangun upaya perdamaian yang dapat memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina melalui jalan dialog atau perdamaian.
"Jadi kalau Indonesia menerima kehadiran Israel dalam keikutsertaannya di Piala Dunia U20, justru menunjukkan peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina, melalui jalur dialog untuk perdamaian kedua pihak," tegas dia.
Advertisement
JK lalu mengurai, bagaimana konflik antara Palestina dan Israel (Perang Arab-Israel) yang sudah berlangsung 70 tahun. Diketahui, sudah tiga kali terjadi perang besar, masing masing tahun 1948, 1967 serta Perang Yom Kippur 1973.
JK mencatat, dari sekian kali perang tersebut yang terlibat langsung membela kepentingan Palestina sebenarnya adalah Mesir, Syiria dan Jordania saat melawan Israel. Namun ironisnya, setiap kali perang, wilayah Arab termasuk Palestina justru semakin banyak dikuasai Israel.
"Dalam kondisi seperti saat ini, tentu tidak bisa lagi berharap banyak dari Mesir, Syiria dan Jordan untuk berperang bagi kedaulatan Palestina. Maka satu-satunya jalan yang terbaik untuk memperjuangkan dan memulihkan hak-hak bangsa Palestina, melalui jalan dialog menuju perdamaian," pungkas JK.
Reporter: Radityo
Sumber: Liputan6.com.